telset

Wajah Baru Mentari Terbitkan Harapan Baru

Indosat Mentari Baru

Jakarta – Indosat tengah coba memperkuat brand Mentari dengan menempatkannya sebagai kartu prabayar premium. ‘Wajah baru’ Mentari ini diharapkan bisa memberikan kontribusi signifikan bagi pendapatan dari segmen prabayar secara keseluruhan.

Jika menilik kontribusi yang diberikan Mentari saat ini memang masih tertinggal dari ‘saudara mudanya’ IM3. Jumlah pelanggan Mentari hanya memberi kontribusi sekitar 17% dari total 55,5 juta pelanggan Indosat di Q3 2012. Sementara IM3 memberikan kontribusi sekitar 75% atau 41,6 juta pelanggan.

Namun menurut Division Head Public Relations Indosat, Adrian Prasanto, walaupun jumlah penggunanya lebih sedikit, namun rata-rata pendapatan per pengguna (average revenue per user/ARPU) Mentari lebih tinggi dibandingkan IM3.

“ARPU Mentari sekarang adalah Rp 30.000, lebih tinggi dibandingkan ARPU IM3  sebesar Rp 25 ribu,” ungkapnya di sela peluncuran Mentari Baru di Jakarta, Senin (17/12).

Ia mengungkapkan, rebranding Mentari yang dilakukan Indosat sekarang adalah sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah pengguna kartu prabayar Mentari.

Hal ini senada dengan yang diungkapkan Presiden Direktur & CEO Indosat Alexander Rusli. Menurut orang nomor satu di Indosat ini, pihaknya akan menempatkan Mentari sebagai merek premium, karena melihat loyalitas pelanggan dan tingginya ARPU Mentari.

“Sudah sekitar dua tahun kita tidak promosikan Mentari. Selama ini memang lebih sering mempromosikan kartu prabayar IM3. Tapi biarpun jarang dipromosikan, namun pengguna Mentari masih setia. Churn rate pengguna Mentari ke kartu seluler lain sangat sedikit,” ujar Alex.

Ia menegaskan, dengan adanya penyegaran ini diharapkan kontribusi Mentari di tahun depan akan naik menjadi 26% dari saat ini sekitar 17%. Kontribusi ini diharapkan akan datang dari segmen pengguna data smartphone.

Alex mengakui, sangat susah menjaga pelanggan layanan data, sehingga tantangan yang dihadapi Indosat di era data adalah kurang setianya pelanggan data menggunakan satu jaringan operator karena banyaknya promosi yang ditawarkan operator lain.

“Sekitar 40% pelanggan data Indosat itu berpindah-pindah karena tergoda program promosi yang ditawarkan operator lain. Tetapi sebenarnya secara layanan keseluruhan kami masih cukup bagus, karena churn rate-nya cuma sekitar 15%,” ungkapnya.

Masalah inilah yang masih menjadi kendala bagi Indosat. Selain itu, Indosat juga terus berupaya bagaimana menyeimbangkan pengembangan jaringan dengan pendapatan yang akan diterima dari layanan data. [wnh/hbs]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0