Virus Corona Merebak, Polusi Udara di China Turun Drastis

Polusi Udara China

Telset.id, Jakarta – Wabah virus Corona masih berlangsung meskipun telah dilakukan berbagai upaya terbaik untuk menanggulanginya. Namun, di balik wabah virus tersebut, ada dampak positif yang terjadi di China. Dilaporkan, polusi udara di China turun semenjak wabah virus Corona merebak.

Foto-foto menggambarkan kawasan Wuhan yang merupakan pusat penyebaran virus Corona, saat ini bak kota hantu, karena banyak bisnis yang tutup. Penduduk setempat memilih tak beraktivitas di luar rumah.

Dampak kondisi itu, seperti dikutip Telset.id dari Ubergizmo, Kamis (05/03/2020), polusi udara di seluruh kawasan China terpantau turun drastis karena wabah virus Corona. Penurunan polusi udara di China terekam satelit NASA.

{Baca juga: Samsung Jamin Stok Galaxy Z Flip di Indonesia Tak Terganggu Corona}

Menurut satelit NASA, polusi udara di Negeri Tirai Bambu menurun signifikan setelah wabah virus Corona. Perbandingan peta sebelum dan sesudah terjadi wabah membuktikan betapa virus ini sangat berdampak.

Peta di sebelah kanan menunjukkan tingkat polusi udara setelah wabah, sedangkan peta di sebelah kiri menunjukkan tingkat polusi sebelum wabah.

Polusi Udara China Virus Corona

Menurut Fei Liu, seorang peneliti kualitas udara di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA, baru kali pertama ini terjadi penurunan polusi udara secara dramatis di area seluas itu.

“Luar biasa,” ujarnya.

{Baca juga: Akibat Virus Corona, Ribuan Googlers Dapat “Cuti Bersama”}

Kendati demikian, ia memperkirakan bahwa penurunan polusi udara di China hanya bersifat sementara. Setelah vaksin ditemukan, situasi dan kondisi bakal kembali seperti sedia kala.

Menurut ilmuwan kualitas udara NASA, Barry Lefer, penurunan polusi udara biasanya terjadi selama Tahun Baru Imlek di mana bisnis tutup untuk liburan.

“Jeda singkat polusi bukanlah hal buruk,” katanya. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here