Virginia Rometty, Wanita Pertama Menjabat CEO IBM

Jakarta – Sebagai perusahaan teknologi terbesar berskala dunia, kehadiran CEO baru dapat membawa perubahan yang sangat diperlukan. Untuk itulah hari ini, dewan direksi IBM mengumumkan Virginia Rometty sebagai CEO IBM yang baru menggantikan CEO sebelumnya, Samuel Palmisano.

Dengan naiknya Rometty menjadi CEO IBM yang baru, menjadikan dirinya sebagai wanita pertama yang menduduki kursi tertinggi di perusahaan raksasa teknologi asal Amerika tersebut.

Rometty sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kepala Pemasaran dan Penjualan IBM. Kemunculannya di kancah pemimpin perusahaan kelas dunia itu, tentu saja membawa angin segar di beberapa perusahaan yang juga dipimpin oleh wanita.

Wanita usai 54 tahun tersebut akan bertengger diantara selusin lebih wanita yang menjadi CEO di Fortune 500. CEO perempuan lainnya yang menonjol di perusahaan yang berbasis teknologi adalah Ursula Burns dari Xerox Corp yang sudah berkuasa sejak tahun 2009.

Pengangkatan Rometty telah mendatangkan banyak pujian untuknya. Pujian diantaranya datang dari mantan CEO sebelumnya, Samuel. Ia memuji Rometty tentang dedikasinya yang sangat total untuk IBM.

Virginia Rometty telah berhasil memimpin beberapa bisnis IBM dalam dekade terakhir. Dia lebih dari seorang eksekutif profesional, ujar Samuel, seperti Telsetnews kutip dari Associated Press, Rabu (26/10).

Ke depannya Rometty harus siap memimpin IBM dalam persaingan dengan perusahaan lain seperti Hawlett Packard. Namun kabar kurang menggembirakan harus diterima IBM akibat pergantian CEO barunya tersebut, karena saham IBM anjlok USD 1.16 atau 0.6 persen menjadi USD 179.20 di hari Selasa kemarin.[tsn/hbs]{jcomments on}

 

 

Previous articlePresiden dan Chairman Olympus Mengundurkan Diri
Next articlePria Inggris Buat Dock Smartphone di Tangan Palsunya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here