Virgin Galactic dan NASA Siapkan “Misi Pribadi” ke ISS

Telset.id, Jakarta – Miliarder Richard Branson yang merupakan pemilik Virgin Galactic mengaku sudah menandatangani kontrak dengan badan antariksa AS. Adapun kontrak antara Virgin Galactic dan NASA ini berkaitan dengan mengembangkan program misi pribadi ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).

Sebagai bagian dari perjanjian dengan Johnson Space Center, perusahaan pariwisata antariksa akan mengidentifikasi entitas yang tertarik membeli misi swasta dan mengembangkan paket pelatihan serta bantuan transportasi.

{Baca juga: Misi Luar Angkasa Batal, Kapsul Boeing Kembali ke Bumi}

Virgin Galactic bersaing dengan Blue Origin milik bos Amazon, Jeff Beozs, untuk mengantarkan era baru pariwisata antariksa. Mereka berlomba untuk menjadi yang pertama menawarkan penerbangan sub-orbital.

Dikutip Telset.id dari New York Post, Kamis (25/6/2020), perjanjian tersebut merupakan yang kedua antara Virgin Galactic dan NASA. Mei 2020, keduanya sepakat untuk mengembangkan pesawat bermesin tinggi.

Bagi NASA, kemitraan swasta membantu menghidupkan kembali misi luar angkasa. Bulan lalu, SpaceX milik Elon Musk mengakhiri hiatus sembilan tahun NASA dengan mengirimkan dua astronot ke ISS memakai roket Falcon.

{Baca juga: Mau ke Luar Angkasa Naik Balon Udara? Siapkan Rp 1,77 Miliar}

NASA sangat bergantung kepada perusahaan swasta untuk eksplorasi ruang angkasa. Badan antariksa AS ini bersiap untuk melakukan penjelajahan jangka panjang di bulan. NASA juga sedang mempersiapkan misi berawak ke Planet Merah.

Baru-baru ini, NASA telah mengusulkan misi untuk menjelajahi Bulan Triton yang misterius dan aneh di Neptunus. Objek tersebut merupakan yang terdingin di tata surya. Menurut penjelasan NASA, misi itu dikenal sebagai Trident. [SN/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here