US Celular Corp Tolak iPhone 4S

Jakarta – Keberadaan iPhone 4S belum tentu diterima oleh berbagai kalangan, termasuk operator. Kali ini, operator US Celular Corp berani menolak menjual iPhone 4S karena dinilai terlalu mahal.

Sebagai operator terbesar ke enam, tentu hal ini terbilang berani. Pasalnya, beragam operator selular dunia justru berlomba untuk menjual iPhone 4S. Menurut perhitungannya, seharusnya konsumen mendapatkan smrtphone asal Apple itu dengan harga USD 200. Tetapi Apple malah menjualnya dengan harga USD 600 seperti dikutip Telsetnews dari Associated Press, Rabu (09/11).

CEO US Cellular, Mary Dillon mengatakan kepada para analis bahwa hal itu tidak bisa diterima dari sudut pandangan resiko dan keuntungan. Dia tidak memberikan rincian, tetapi iPhone bukanlah pertimbangan yang besar jika tidak dijual dalam jaringannya.

Perusahaan yang berbasis di Chicago ini telah memiliki pelanggan sebanyak 5.9 juta. Sayangnya jumlah pelanggannya perlahan mennyusut selama dua setengah tahun terakhir. Hanya seperempat dari jumlah total pelanggannya yang tetap menggunakan smartphone.

Sementara itu, operator lainnya, melihat untuk menjual iPhone adalah sebuah presitise tersenditi untuk keunggulan yang kompetitif. Biarpun harga tinggi tidaklah mudah mendapatkan keuntungan secara cepat. Sprint sendiri perlu memakan waktu dua tahun untuk kembali modal dengan menjual iPhone 4S.

Dan AT & T adalah operator eksklusif di Amerika Serikat untuk ponsel dari Apple Inc selama tiga setengah tahu. Sampai Verizon Wireless datang pada bulan Februari menjadi pesaing baru. Sementara itu untuk jaringan  T-Mobile USA sebagai operator terbesar keempat, tidak memiliki jaringan data yang kompatibel dengan iPhone. (tsn/hz)

Previous articleWindows Phone Raksasa Muncul di New York
Next articleAdobe Menyerah buat Flash Untuk Ponsel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here