Tri Bangun Jejaring Sosial Berbasis Suara

Jakarta – Operator GSM Tri kembali berinovasi menghadirkan pilihan konten untuk membangun jejaring sosial berupa layanan Tri Celoteh, yang merupakan blog berbasis suara.

Layanan Tri Celoteh memberikan pilihan baru bagi pelanggan Tri untuk menuangkan apa yang ada di dalam pikiran dan isi hatinya dalam bentuk suara di blog pribadinya, bahkan mengikuti perkembangan selebriti idola di blog suara mereka.

Jejaring sosial sudah menjadi bagian dari keseharian pengguna layanan selular. Layanan ini bisa menjadi saluran alternatif bagi pelanggan dalam membangun jejaring sosialnya sekaligus mengekpresikan diri. Layanan ini juga dapat mendekatkan pelanggan kepada selebriti idolanya kata Head of Marketing Tri, Mustafa Kapasi dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (22/3).

Menurut Mustafa, layanan Tri Celoteh ini bisa langsung terkoneksi dengan Facebook (FB) dan Twitter, semudah meng-update FB  maupun Twitter melalui suara. Dan seperti layaknya media jejaring sosial dalam format tulisan atau foto, Tri Celoteh juga memiliki fasilitas bagi pengaksesnya untuk bisa mengikuti (follow) selebriti idolanya atau temannya.

Selain itu, dengan Tri Celoteh segala aktivitas di Tri Celoteh ini akan ternotifikasi di status Facebook dan Twitter, sehingga teman di Facebook maupun follower twitter-nya dapat langsung mengakses dan mendengarkan.

Pelanggan tidak memerlukan ponsel canggih dengan spesifikasi tertentu untuk menggunakan layanan Tri Celoteh. Hampir semua tipe ponsel dapat digunakan untuk mengikuti layanan ini selama mendukung fitur  panggilan suara, terangnya.

Untuk menikmati layanan ini, pelanggan dikenakan tarif berlangganan Rp 599/hari (belum termasuk PPN) sepuasnya  mengisi blog suara, sedangkan untuk mengikuti atau mendengarkan blog hanya Rp50/menit. Teman pelanggan Tri yang akan mendengarkan blog suara pelanggan, dikenakan biaya sebesar tarif regular telepon ke sesama Tri.

Selama empat tahun beroperasi, Tri kini telah memiliki pelanggan sekitar 16 juta pelanggan yang tersebar 3.200 kecamatan di 24 provinsi Indonesia yang tersebar di pulau Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Kalimantan dan Sulawesi.[hbs]{jcomments on}

 

Previous articleTelkomsel Gelar Safari Nyepi
Next articleMobile-8 Resmi Ganti Nama Jadi Smartfren

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here