telset
spot_img

Telkomsel Siap Akuisisi Pelanggan Non Human

Bandung – Industri seluler Indonesia yang telah memasuki tahap maturasi, membuat Telkomsel mulai serius mengembangkan bisnis digital berbasis broadband. Tahun 2013 trend menunjukan layanan machine to machine akan semakin berkembang.

“Kami harus mengambil peluang dari perubahan itu dengan fokus bergerak di bisnis digital, kami akan terus mencari pelanggan baru melalui beberapa layanan baru,” kata Head of Regional Account Management Jabotabek Department Katrini Nathisarasia di Bandung, Rabu (12/12).

Ia menyebutkan, hal ini harus dilakukan karena industri seluler Indonesia terus bergerak memasuki tahap maturasi dengan tingkat penetrasi teledensitas yang telah mencapai 120 persen.

Namun begitu, Katrini tidak sependapat jika dikatakan industri seluler akan jenuh, karena yang terjadi hanya bentuknya saja yang sedikit berubah. “Walaupun voice dan SMS masih jadi core bisnis kami, namun ke depan akan diambil alih bisnis digital,” ujarnya.

Peluang di bisnis digital masih sangat terbuka luas karena baru berkembang. Potensi dari bisnis ini pun sangat bagus, karena pelanggannya tidak hanya manusia tetapi juga ada pelanggan nonhuman atau machine to machine.

Ia mengungkapkan, Telkomsel telah siap mengakusisi pelanggan-pelanggan non-human di tahun depan. “Segmen korporasi telah banyak memanfaatkan layanan ini lewat Corporate Business Solution yang kami kembangkan,” sebut Katrini.

Beberapa layanan M2M yang telah mulai dikembangkan antara lain, Fleet Management, Electronic Data Capture (EDC), Sales Force Automation, Telemetry, Mobile Tracking, dan Mobile Virtual Private Network (mVPN).

“Pertumbuhan pelanggan non-human terus meningkat selama 4 tahun terakhir. Di 2012 pelanggan non-human saja sudah mencapai hampir separuh total pelanggan, dan layanan digital mengambil porsi 47% dari total layanan korporasi,” ungkap Katrin.

Tahun ini saja Telkomsel berhasil membukukan kontrak 15.000 MSISDN layanan GPRS Bulk untuk Fleet Management Blue Bird dan Express Transindo. Selain itu, sekitar 4.500 nomer untuk EDC Primavista, Triton, dan BPRKS.

“Di tahun ini juga kami telah menjalin kerjasama dengan PLN Jawa Barat untuk memberikan layanan Telemetry ke seluruh pelanggan PLN Jabar,” paparnya.

Melihat trend tersebut, Katrini mengungkapkan rasa optimisnya di tahun 2013 akan siap menggarap bisnis digital life. “Kami berharap dapat membantu memajukan masyarakat Indonesia melalui pengembangan informasi, komunikasi, dan teknologi (ICT),” pungkasnya. [hbs]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -spot_img

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0