Telkomsel Kampanyekan Internet Sehat di Pesantren

Jakarta – Indonesia menjadi salah satu negara di dunia yang mengalami perkembangan internet sangat pesat. Namun sebenarnya pemanfaatan internet di kalangan anak muda di Indonesia masih belumlah optimal.

Melihat perkembangan tersebut, Telkomsel menggelar talkshow bertajuk  Kreatifitas Generasi Muda di Era Broadband,. Acara yang menampilkan pembicara, Tubagus Husniyullah,GM CSR Telkomsel dan Acep Syaripudin, praktisi Internet Sehat Bagi Pelajar, menyoroti  seputar penggunaan dan optimalisasi broadband di kalangan pelajar terutama di lingkungan pesantren.

Dalam acara diskusi tersebut, para pembicara mengajak agar internet dapat digunakan secara bijak dan kreatif. Selain itu pemanfaatan  internet harus mendorong kreatifitas di kalangan pelajar.

Kita ingin agar kalangan pelajar, terutama di pesantren juga bisa mengembangkan kreatifitas berbasis IT, kata Tubagus Husniyullah,GM CSR Telkomsel dalam acara diskusi tersebut di Jakarta, Senin (3/10).

Menurutnya, acara pengenalan ICT ke kalangan pesantren, merupakan komitmen Telkomsel dalam mengembangkan IT di Indonesia. Kami merasa ikut bertanggungjawab atas perkembangan ICT di lingkungan anak muda Indonesia, jelasnya.

Disebutkan, pihaknya tidak sekedar memberikan bantuan teknologi seperti data server, tetapi juga memberikan pelatihan yang diperlukan. Misalnya, pengembangan sistem pendidikan yang berbasis internet. Program pelatihan teknologi internet berbasis broadband akan diperluas ke berbagai kota di seluruh Indonesia, ucap Tubagus berjanji.

Ia juga mengungkapkan pentingnya edukasi tentang internet sehat di lingkungan pesantren, serta bagaimana para  santri pondok pesantren dapat membangun kreatifitas positif dari teknologi broadband.

Pesantren Darunnajah sendiri, saat ini baru saja mengimplementasikan serat optik untuk akses internet untuk melayani jaringan komputer sebanyak 400 unit.

Dalam kesempatan tersebut, Telkomsel juga menyerahkan bantuan kepada Yayasan Pesantren Darunnajah berupa seperangkat server data internet yang dapa berfungsi sebagai wadah untuk aktivitas online pelajar dan guru Pesantren. Selain itu, Telkomsel memberikan bantuan senilai total 200 juta rupiah untuk lima komunitas.

Dengan server ini, kami sangat terbantu sekali dan dapat mendukung program e-learning yang sedang kami jalankan, ucap Deni Abdurrahman, salah satu ustadz yang memimpin pengelolaan TIK di pesantren itu.[man/hbs]{jcomments on}

 

 

Previous articleGiga Netwerkz Perlihatkan Prototipe iPhone 5
Next articleAlibaba Berniat Beli Yahoo?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here