Telkomsel Gelar Program ICT Guru di 22 Kota

Jakarta – Sukses menggelar program ICT Guru di 18 Kota se-Indonesia yang diikuti 2.800 guru bidang matematika pada tahun 2010, tahun ini Telkomsel kembali menggelar program tersebut dengan sasaran mencakup 22 kota di Tanah Air.

Selain cakupan wilayah yang semakin diperluas, pesertanya kali ini pun  tidak hanya pendidik bidang matematika, namun juga pengajar ilmu fisika dan kimia.

Telkomsel, tidak menempatkan CSR hanya sekedar komitmen, namun harus berkelanjutan dan terus memiliki nilai kreasi dan manfaat bagi negeri. Termasuk pada program CSR bidang pendidikan ICT Guru 2011, ujar Direktur Telkomsel dalam keterangannya di Jakarta, Senin (4/7).

Tahun ini, kata Sarwoto, sasarannya selain guru matematika, juga melibatkan pengajar bidang fisika dan kimia. Dengan memperkenalkan pemanfaatan perangkat information and communications technology (ICT), kualitas dan kompetensi pengajar bidang tersebut dapat lebih ditingkatkan.

Mengawali ICT Guru Telkomsel 2011 dilaksanakan Training of Trainers  sebagai tahap permulaan. Pada tahap ini sebanyak dua guru perwakilan dari lokasi sasaran pelaksanaan program akan diberikan pelatihan awal mengenai program ICT Guru Telkomsel 2011.

Beberapa daerah yang akan mengirimkan perwakilannya diantaranya, Medan, Palembang, Padang, Bukit Tinggi, Banten, Tangerang, Jakarta, Surabaya, Malang, Samarinda, Balikpapan, Ambon, Kupang, dan Jayapura.

Para peserta pelatihan selama tiga hari akan diberikan pelatihan meliputi,  pre test scanning knowledge, overview modular dan ICT, edukasi situs www.telkomselsahabatguru.com, ICT untuk pelajaran terkait hingga bahan ajar berbentuk digital.

Inti program ICT Guru Telkomsel 2011 sendiri, menurut Sarwoto, terbagi atas tiga kelompok besar aktivitas, yaitu Off Air Event, mencakup pelatihan guru dan siswa, yang akan membahas tuntas mengenai bahan ajar serta update solusi (penyelesaian soal).

Kami optimis melalaui program CSR ICT Guru ini, kualitas dan kompetensi guru matematika, fisika, dan kimia akan dapat memenuhi standar pendidikan nasional, pungkas Sarwoto. [hbs]

{jcomments on}

Previous article’‘Robot HAL’™ Bikin Orang Tak Mudah Lelah
Next articlePencitraan Google Maps Dicuri Situs Cina

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here