Telkomsel menggandeng PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) meluncurkan MAPrivilege, program kolaborasi yang mengintegrasikan ekosistem digital dan loyalitas pelanggan Telkomsel dengan jaringan ritel gaya hidup MAP.

Telkomsel Gaet MAPrivilege, Strategi Baru Tahan Pelanggan High Value

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Telkomsel gandeng PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) lewat program loyalitas MAPrivilege
  • Menyasar pelanggan bernilai tinggi (high value customer) via aplikasi MyTelkomsel
  • Ada 45 offering di bulan pertama, akan ditambah sesuai feedback pelanggan
  • Dampak diukur dari customer stickiness, transaksi MyTelkomsel, dan loyalitas
  • Tahap awal berjalan satu tahun, terbuka perluasan brand dan benefit
  • Khusus pelanggan Halo+ Optima, Simpati Super Seru/Surprise Deal, dan IndiHome
  • Akses juga bisa lewat penukaran Telkomsel Poin di menu Rewards

Telset.id – Telkomsel menyiapkan strategi baru untuk membuat pelanggan semakin betah dan tidak berpindah ke operator seluler lain. Salah satunya dengan memperkuat program loyalitas melalui kolaborasi dengan PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAP) melalui MAPrivilege, yang menyasar terutama pelanggan bernilai tinggi (high value customer) dengan menawarkan berbagai benefit dari ekosistem brand MAP melalui aplikasi MyTelkomsel.

General Manager Loyalty and Partnership Ecosystem Telkomsel Rustama Lumbantoruan mengatakan MAPrivilege bukan sekadar program promosi, tetapi bagian dari strategi perusahaan meningkatkan keterikatan pelanggan dengan Telkomsel. “Ada 45 offering di bulan pertama dan kita akan meningkatkan attraction-nya di bulan-bulan berikutnya sesuai dengan feedback dari pelanggan,” ujar Rustama ditemui di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Disampaikannya bahwa Telkomsel akan terus mengkurasi dan mengembangkan penawaran berdasarkan relevansi dengan kebutuhan pelanggan. Dengan begitu, benefit yang diberikan diharapkan benar-benar memberi alasan bagi pelanggan untuk tetap menggunakan layanan Telkomsel.

“Intinya kita akan memberikan layanan yang lebih menyenangkan pelanggan, sehingga mereka tentu lebih loyal dan lebih senang bergabung dengan Telkomsel,” katanya.

Rustama mengatakan dampak MAPrivilege nantinya akan diukur dari peningkatan keterikatan pelanggan, termasuk aktivitas transaksi mereka di MyTelkomsel. Anak perusahaan Telkom ini juga akan melihat dampaknya terhadap loyalitas pelanggan serta kinerja bisnis mitra MAP. “Kita akan menaikkan customer stickiness tentunya nanti ke spending pembelanjaan termasuk ke chain rate, loyalitas,” ujarnya.

MAPrivilege saat ini menghadirkan 45 penawaran dari berbagai brand. Namun, jumlah tersebut masih dapat bertambah seiring evaluasi dan masukan pelanggan. Rustama mengatakan Telkomsel bersama MAP akan mencari penawaran yang semakin menarik dan kompetitif dibandingkan program serupa di pasar. “Kita akan melihat benchmark yang lebih relevan dan menarik lagi buat pelanggan. Sehingga nanti performance dan jumlah pelanggan yang bisa menikmati semakin tinggi,” jelasnya.

Program ini untuk tahap awal berlangsung selama satu tahun. Telkomsel membuka peluang memperluas kerja sama tersebut dengan menambah jumlah brand dan menawarkan benefit yang lebih atraktif. Bagi Telkomsel, strategi ini menjadi cara lain mempertahankan pelanggan di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat. Bukan hanya mengandalkan kualitas konektivitas, operator juga perlu memberikan nilai tambah di luar layanan utama agar pelanggan memiliki alasan untuk tetap bertahan.

Namun, tidak semua pelanggan Telkomsel bisa langsung menikmati program ini. MAPrivilege ditujukan bagi pelanggan dengan kriteria tertentu, yakni pelanggan Halo+ Optima, Simpati yang membeli paket Super Seru dan/atau Surprise Deal, dan pengguna IndiHome. Selain itu, pelanggan juga dapat menukarkan Telkomsel Poin melalui menu Rewards di aplikasi MyTelkomsel untuk memperoleh akses ke MAPrivilege.

Direktur Marketing Telkomsel Lionel Chng mengatakan kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya perusahaan menghadirkan manfaat loyalitas yang lebih relevan bagi pelanggan. “Kolaborasi kami dengan MAP mencerminkan komitmen Telkomsel untuk terus menghadirkan nilai yang semakin relevan dan nyata bagi pelanggan. Dengan menghubungkan ekosistem digital Telkomsel dengan ekosistem gaya hidup MAP, MAPrivilege memungkinkan loyalitas pelanggan terwujud dalam manfaat sehari-hari yang bermakna,” ujar Lionel.

Langkah Telkomsel memperkuat sisi loyalitas ini melengkapi sejumlah inisiatif lain yang telah dijalankan perusahaan tahun ini, termasuk upaya mendorong adopsi layanan pascabayar dan memperluas basis pengguna melalui program bertema besar. Sebelumnya, Telkomsel juga menghadirkan paket bundling bertema Piala Dunia 2026 mulai Rp25 ribu sebagai bagian dari strategi menarik pelanggan baru.

Di sisi lain, Telkomsel juga tengah memperkuat fondasi bisnisnya melalui sejumlah pencapaian dan penataan organisasi. Perusahaan ini baru saja meraih dua penghargaan dalam Twimbit Telecom Awards 2026, sekaligus menetapkan susunan komisaris dan direksi baru dengan target ekspansi pada teknologi 5G dan AI.

Dengan MAPrivilege, Telkomsel menempatkan program loyalitas sebagai bagian dari strategi mempertahankan pelanggan bernilai tinggi di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat. Perusahaan akan mengevaluasi dampaknya terhadap keterikatan pelanggan, aktivitas transaksi di MyTelkomsel, serta loyalitas dan kinerja bisnis mitra MAP sepanjang periode awal satu tahun tersebut.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.