OnePlus Ketahuan Kumpulkan Data Pengguna

Telset.id, Jakarta – Privasi merupakan sebuah hal yang mutlak bagi para pengguna. Itu sebabnya masalah ini sangat sensitif dan selalu menjadi perhatian para pengguna.  Oleh karena itu, wajib hukumnya bagi para vendor untuk memberikan ruang privasi di perangkat mereka.

Namun kabarnya, hal ini tidak berlaku bagi para pengguna smartphone OnePlus. Pabrikan ponsel asal Tiongkok tersebut dikabarkan secara diam-diam mengambil data penggunanya. Kejadian ini tentu sangat disayangkan, karena berarti OnePlus telah melanggar hak privasi pengguna.

[Baca juga: Awas Phising di iOS! Peretas Manfaatkan “Menu Pop-up”]

Andorid Authority melaporkan, masalah ini pertama kali ditemukan oleh blogger asal Inggris Chris Moore. Dia mengatakan, data ini dikirimkan oleh smartphone OnePlus ke sebuah situs bernama open.oneplus.net, dan diteruskan ke layanan data cloud milik Amazon.

Data yang dikumpulkan pun cukup beragam. Mulai dari IMEI, nomer serial, MAC Address, nomer telepon, hingga data aktivitas seperti reboot, waktu pengisian daya, timestamp layar maupun aplikasi.

Untungnya, blogger lain berhasil menemukan cara untuk menghentikan aksi pencurian data ini.

Pihak OnePlus sendiri sudah memberikan komentarnya terkait kejadian ini. Mereka berkelit, hal tersebut dilakukan agar memberikan pengguna bisa menggunakan perangkat mereka lebih baik.

“Kami mengirim analitik secara aman di dua stream berbeda melalui HTTPS ke server cloud Amazon. Stream pertama adalah analitik penggunaan, yang dikumpulkan untuk membuat software lebih maksimal berdasar perilaku pengguna” ujar perwakilan OnePlus.

[Baca juga: 25 Oktober, ZenFone 4 Selfie Pro Masuk Indonesia]

Lebih lanjut, OnePlus mengatakan bahwa transmisi aktivitas pengguna ini dapat dimatikan sepenuhnya. Caranya adalah melalui Settings -> Advance -> Join user experience program.

So, bagi Anda pengguna OnePlus, bisa segera menghentikan ‘pencurian data’ ini dengan cara yang telah disebutkan di atas. Karena biar bagaimanapun, mengambil data pengguna tanpa pemberitahuan sangat tidak dibolehkan [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here