Masjid Agung Praya Lombok Punya ‘Kotak Amal Digital’

Foto: Telset.id/Hendra Wiradi

Telset.id, Mataram – Selain menggelar uji jaringan dalam rangka kesiapan menyambut musim mudik dan liburan Lebaran, Telkomsel juga meresmikan fasilitas kotak amal digital di Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Kotak amal digital ini diberi nama “Kencleng digital”, dalam bentuk QR code uang elektronik TCash yang menggantikan fungsi kotak amal tradisional yang masih memakai uang fisik.

Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah mengatakan bahwa Kencleng digital ini bisa mempermudah jamaah dalam menyampaikan infaq bagi kebaikan masjid dan masyarakat di sekitar lingkungan masjid.

Ririek menerangkan, bahwa fitur Kencleng ini bisa digunakan para pengguna T-Cash yang ingin beramal, tanpa perlu uang fisik. Layanan cashless ini menggunakan teknologi snap QR Code.

“Fitur ini berguna bagi pengguna yang tidak membawa uang saat ke masjid, tapi ingin tetap beramal,” ujar Ririek saat meresmikan Kencleng digital di Masjid Agung Praya, Lombok, Jumat (11/5/2018) kemarin.

Selain meresmikan kotak amal digital, Telkomsel juga menyerahkan bantuan berupa 500 kilogram sebagai ta’jil bagi masyarakat yang berbuka puasa di Masjid Agung Praya. Bantuan kurma ini merupakan bagian dari bantuan berbagi ta’jil sebesar 23 ton kurma yang diserahkan kepada 15 masjid di berbagai daerah di Indonesia.

Foto: Telset.id/ Hendra Wiradi

Sebelumnya, Telkomsel mulai memperkuat jaringannya di titik-titik strategis jalur mudik dan pusat-pusat keramaian publik. Secara khusus, Telkomsel membangun 12.000 base transceiver station (BTS) multi-band Long Term Evolution (LTE) di seluruh Indonesia.

Telkomsel menyatakan telah menyiapkan layanan yang berkualitas dengan kapasitas yang memadai, sebagai upaya Dalam upaya memberikan kenyamanan berkomunikasi bagi pelanggan pada periode Ramadan dan Idul Fitri (RAFI) tahun ini.

Baca juga: Jelang Lebaran, Telkomsel Bangun 12.000 BTS Multi-band LTE

Pada RAFI tahun ini, Telkomsel memperkirakan terjadi lonjakan trafik layanan data sebesar 40% dibandingkan hari normal, bahkan sekitar 137% jika dibandingkan periode RAFI tahun lalu.

Jika layanan Data diperkirakan meningkat, di sisi lain, trafik layanan suara diperkirakan akan turun sekitar 8%-9% dibanding hari normal, sedangkan trafik layanan SMS cenderung stagnan, tidak mengalami perubahan yang signifikan dibanding hari biasa. [HBS]

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here