šŸ“‘ Daftar Isi

Frekuensi 5G Indonesia Penerbangan

Menkominfo Pastikan Jaringan 5G Tak Ancam Keselamatan Penerbangan

Penulis:Naufal Mamduh
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Menkominfo Johnny G. Plate menegaskan, spektrum frekuensi radio untuk jaringan 5G di Indonesia aman dan tidak akan menganggu frekuensi radio altimeter yang dipakai untuk keselamatan penerbangan.

Hal tersebut disampaikan usai muncul pemberitaan soal pembatasan sementara penggelaran jaringan 5G di Amerika Serikat yang menggunakan pita frekuensi 3,7 GHz, khususnya di area sekitar bandara agar tak mengganggu penerbangan.

Menurut Menkominfo Johnny, kondisi pengaturan frekuensi 5G di Amerika Serikat dan Indonesia berbeda. Di Amerika Serikat frekuensi 5G menggunakan pita frekuensi 3,7 sampai 3,98 GHz.

Baca juga: Aturan TKDN HP 4G dan 5G Naik 35%

Pita frekuensi yang dekat dengan sistem radio altimeter untuk penerbangan, bekerja pada pita frekuensi 4,2 sampai 4,4 GHz. Sedangkan Indonesia memakai pita frekuensi rentang 3,4 sampai 3,6 GHz yang relatif aman dan tidak mengganggu radio altimeter untuk penerbangan.

ā€œPengaturan frekuensi 5G di Indonesia dapat dikatakan relatif aman (untuk penerbangan). Hal ini disebabkan tersedianya guard band selebar 600 MHz yang membentang dari mulai frekuensi 3,6 GHz sampai dengan 4,2 GHz, guna membentengi radio altimeter dari sinyal jaringan 5G,ā€ kata Johnny.

Baca juga: Perkembangan IoT di Indonesia Meningkat Berkat 5G

ā€œGuard band sebesar itu hampir 3 kali lipat lebih besar dibandingkan dengan yang disediakan di Amerika Serikat,ā€ tambahnya.

Frekuensi 3,7 GHz Tak Digunakan untuk 5GĀ 

Frekuensi 5G Indonesia Penerbangan

Lebih lanjut,Ā Menteri Johnny juga menyatakan tidak ada rencana untuk menggunakan pita frekuensi 3,7 GHz dalam rangka implementasi 5G seperti yang dilakukan Amerika Serikat. Pita frekuensi 3,7 sampai 4,2 GHz digunakan untuk keperluan komunikasi satelit, bukan untuk 5G.

ā€œAdapun 5G rencananya akan memanfaatkan pita frekuensi yang lebih rendah, yaitu pita frekuensi 3,5 GHz yang berada pada rentang 3,4 sampai 3,6 GHz,ā€ jelasnya.

Baca juga: Pemerintah Diimbau Berikan Insentif ke Operator 5G

Saat ini Kominfo tengah fokusĀ melakukan farming dan refarming spektrum frekuensi radio agar pemanfaatan pita frekuensi radio berlangsung optimal.

Dalam proses tersebut, jaringan 5G di Indonesia disiapkan untuk low band pada pita frekuensi 700 MHz, middle band pada pita frekuensi 3,5 GHz dan 2,6 GHz, dan high band pada pita frekuensi 26 GHz dan 28 GHz.

ā€œUntuk pita frekuensi baru yang sedang dalam proses farming dan refarming guna memberikan tambahan bandwidth dan variasi use cases layanan 5G, sehingga lebih berkualitas dan optimal bagi masyarakat dan pelaku usaha,ā€ paparnya.

Baca juga:Ā Kominfo Refarming Frekuensi 2,3 GHz

Sekadar informasi kalau pemerintah Amerika Serikat melalui ā€œStatement by President Biden on 5G Agreementā€ menulis bahwa penggelaran jaringan 5G di Amerika Serikat untuk sementara waktu ditunda demi menjaga keamanan aktivitas penerbangan di negara tersebut.

Penundaan terjadi pada sejumlah kawasan terbatas, khususnya di sekitar bandara utama atau key airports. (NM/MF)