Bagi Penjahat, iPhone Adalah “Anugerah” dari Tuhan

Telset.id, Jakarta – Perseteruan antara Apple dan pemerintah Amerika terkait permintaan dibukanya akses backdoor iPhone milik teroris San Benardino semakin panas. Selain mendapat dukungan dari perusahaan-perusahaan teknologi raksasa, seperti Google, Facebook, dll, Apple ternyata juga menjadi idola bagi para pelaku kejahatan.

Seperti dilaporkan Reuters, iPhone kini menjadi pilihan utama bagi para pelaku kejahatan untuk alat komunikasi. Bahkan, para penjahat di tahanan yang diwawancarai Federal Law Enforcement Officers Association di tahun 2015 mengatakan bahwa iPhone adalah “anugerah dari Tuhan” untuk mereka (penjahat).

Pemakaian iPhone di kalangan penjahat memang dilaporkan meningkat, karena iPhone menawarkan sistem keamanan yang sangat ketat, dan tidak mudah dibobol pihak berwajib. Kemampuan inilah yan dianggap para penjahat sebagai “anugerah dari Tuhan”

Kampuhan sistem keamanan di iPhone terbukti ampuh, sehingga  data ilegal atau barang bukti aman tersimpan di dalam iPhone tanpa khawatir bocor ke pihak berwajib. Keampuhan sistem keamanan iPhone ini dapat dilihat dalam kasus perseteruan antara FBI dan Apple.

Sebelumnya, dalam sebuag wawancara dengan ABC, CEO Apple Tim Cook menyerang balik pemerintah AS dengan menyebut mereka (FBI) telah memaksa Apple menciptakan software yang sangat berbahaya bagi penggnanya.

“Pemerintah Amerika meminta perusahaan kami untuk menciptakan software yang setara dengan kanker,” ketus Tim Cook, seperti dikutip dari Reuters.

Ia menegaskan, kasus ini bukan soal perkara satu buah iPhone saja, tetapi menyangkut keselamatan perangkat ratusan juta pengguna iPhone di berbagai belahan dunia.

“Kasus ini menyangkut masa depan. Apakah pemerintah bisa memaksa Apple membuat software yang kami percaya akan menjadikan ratusan juta pelanggan kami mengalami kerentanan sistem?” ujar Cook.[HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here