iPhone Jadi Perangkat Teknologi Paling Laku Sepanjang 2017

keuntungan Samsung

Telset.id, Jakarta – iPhone dinobatkan sebagai perangkat teknologi dengan penjualan terbaik sepanjang 2017. Hal ini terkuak setelah perusahaan riset bernama GBH Insight membeberkan hasil penjualan teknologi sepanjang 2017.

Mengutip dari laman Phone Arena, Apple disebutkan telah menjual 233 juta perangkat sepanjang tahun 2017. Namun perlu diingat, raihan angka ini bukan hanya penjualan tiga smartphone terbaru mereka saja, iPhone 8, iPhone 8 Plus, serta iPhone X, melainkan beberapa seri terdahulunya seperti iPhone 6s, iPhone 6s Plus, iPhone 7, dan iPhone 7 Plus.

[Baca Juga : Cara Sembunyikan Akun Facebook dari Pencarian Google]

Di posisi kedua diraih oleh Samsung dengan Galaxy S8, Galaxy S8+, serta Galaxy Note 8 mereka. Perusahaan asal Korea Selatan ini berhasil menjual sekitar 33 juta perangkat sepanjang tahun 2017.

Kemudian, di posisi ketiga dan keempat terdapat speaker pintar Amazon Echo Dot serta jam tangan pintar milik Apple, Apple Watch. Masing-masing memiliki jumlah penjualan sebesar 24 juta dan 20 juta sepanjang tahun 2017.

Yang menarik adalah di posisi kelima, terdapat salah satu konsol game besutan Nintendo, yakni Switch. Sepanjang 2017 ini, konsol handheld ini mampu menjual sekitar 15 juta unit, yang merupakan jumlah yang tidak sedikit.

[Baca Juga : Kurang Laku, Apple Akan Pangkas Harga iPhone X?]

Selain menampilkan data penjualan, GBH Inside juga mengeluarkan ramalan terhadap penjualan barang elektronik sepanjang 2018. Mereka mengatakan bahwa Apple kembali akan menduduki peringkat pertama pada tahun depan, dengan perangkat yang sama yakni iPhone.

Hal ini dikarenakan pada tahun depan, Apple akan meluncurkan iPhone SE seri terbaru, yang pastinya akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar teknologi di seluruh dunia.

Selain itu, analis dari Moorhead Insights Patrick Moorhead mengatakan bahwa di 2018, Apple akan memangkas harga seluruh perangkat iPhone X.

“Selain itu, produk apapun yang tidak memiliki layar edge-to-edge akan memiliki harga yang sangat murah,” ujar Moorhead. [NC/MS]

Previous articleKorea Utara Minta Amerika Buktikan Tuduhan Terkait WannaCry
Next articleJepang Ketahuan Kembangkan Mobil Listrik ala ‘Transformer’

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here