πŸ“‘ Daftar Isi

Intel Cetak Laba $4,1 Miliar, Balik Arah dari Kerugian Parah

Intel Cetak Laba $4,1 Miliar, Balik Arah dari Kerugian Parah

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Siapa sangka, raksasa semikonduktor yang sempat terpuruk ini berhasil membalikkan keadaan secara dramatis hanya dalam satu kuartal. Intel, perusahaan yang baru-baru ini melakukan PHK besar-besaran, justru melaporkan laba bersih fantastis senilai $4,1 miliar pada kuartal ketiga. Sebuah pencapaian yang kontras dengan kerugian $16,6 miliar di periode sama tahun lalu.

Hasil ini tentu mengagetkan banyak analis. Bagaimana mungkin perusahaan yang sempat diambang krisis bisa bangkit secepat ini? Ternyata, rahasianya terletak pada kombinasi mematikan: pemotongan biaya ekstrem dan serangkaian investasi strategis dari pemain-pemain besar dunia. CEO Lip-Bu Tan berhasil membawa Intel keluar dari kubangan dengan strategi yang terlihat jelas dalam laporan keuangan terbaru mereka.

Pendapatan perusahaan tumbuh $800 juta menjadi $13,7 miliar, melampaui ekspektasi Wall Street. Yang lebih mengejutkan, neraca Intel bertambah $20 miliar hanya dalam tiga bulan. Pertumbuhan eksplosif ini bukan datang tiba-tiba, melainkan hasil dari tiga investasi raksasa yang terjadi beruntun dalam periode singkat.

Trilogi Investasi Penyelamat

Agustus menjadi bulan penuh kejutan bagi Intel. SoftBank membuka parade dengan menanamkan $2 miliar, diikuti beberapa hari kemudian oleh pemerintah Amerika Serikat yang mengambil langkah bersejarah dengan membeli 10% saham Intel. Hingga kini, $5,7 miliar dari total $8,9 miliar komitmen pemerintah telah cair ke kas Intel.

September semakin memantapkan posisi Intel ketika Nvidia membeli saham senilai $5 miliar sebagai bagian dari kesepakatan pengembangan chip bersama. β€œTindakan yang kami ambil untuk memperkuat neraca memberi kami fleksibilitas operasional yang lebih besar,” ujar Tan dalam panggilan pendapatan perusahaan.

Ia menambahkan, β€œSaya merasa terhormat dengan kepercayaan yang diberikan Presiden Trump dan Sekretaris