Industri Fintech Tumbuh Pesat, Dimo Pay Untung Besar

Telset.id, Jakarta – Pesatnya pertumbuhan industri finansial teknologi (Fintech) dirasakan betul oleh Dimo Pay. Ini terbukti dengan pencapaian positif yang diraih perusahaan tahun ini, yang diakui CEO Dimo Pay Indonesia, Brata Rafly, mengalami peningkatan di berbagai aspek, mulai dari organisasi perusahaan, teknologi, hingga tentu saja bisnis.

Dalam hal volume transaksi misalnya, Brata menyebut akhir tahun 2016 ini perusahaan mengalami peningkatan sebesar 7.150% dari awal tahun 2016, atau sekitar 73 kali. Sedangkan nilai transaksi yang terjadi selama 2016 diklaim meningkat sebesar 16.885% atau tumbuh 170 kali dibandingkan dengan Januari 2016.

Peningkatan ini didapat dari penggunaan aplikasi PayByQR pada issuer-issuer Dimo dari sisi e-wallet, mobile banking hingga credit card loyalty points.

Dimo sendiri saat ini telah menggandeng sekitar 15 mobile wallet issuers/source of funds yang memanfaatkan teknologi PayByQR untuk memungkinkan pelanggan mereka bertransaksi di ribuan merchant yang sudah menerima pembayaran PayByQR.

[Baca Juga: CEO Dimo Pay: Peran Fintech akan Semakin Luas di 2017]

Beberapa lembaga keuangan dan perbankan yang diketahui telah bekerjasama dengan Dimo termasuk Bank BNI, Bank BRI, Bank Sinarmas, Indosat Ooredoo Dompetku, Uangku, Doku, Pay Access, TMoney Telkom Indonesia, Simobi dan UnikQu. Sementara untuk merchant Dimo juga telah menggandeng beberapa nama besar seperti Lazada, The Coffee Bean, Chatime, Bakerzin, Shiseido, Solaria, dan Shabu Tei.

“Waktu awal-awal kemunculan dulu, itu issuer kita cuma tiga, merchant juga tidak lebih dari 200. Bandingkan dengan sekarang, yang sudah lebih dari 2.500 merchant dan 15 issuer,” kata Brata Rafly.

Pertumbuhan dari sisi merchant dan issuer itu diakui Rafly dibarengi juga dengan pertumbuhan jumlah pengguna. Menurutnya, pengguna aktif bulanan Dimo meningkat 7.000% sepanjang tahun 2016 ini.

“Saat ini pengguna aktif bulanan kita sekitar 80.000,” imbuhnya.

Wujud nyata yang dijalankan oleh Dimo untuk menciptakan cashless society adalah melalui layanan transaksi non-tunai, didukung oleh solusi kode QR pada PayByQR yang mencakup kebutuhan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat perkotaan dengan layanan Pay by QR, Pay in App & QR Commerce, QR Store, dan QR Cashier yang dapat diaplikasikan pada Usaha Kelas Menengah (UKM). [IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here