Facebook & Google Ditipu Triliunan Rupiah Lewat Email Palsu

pixabay

Telset.id, Jakarta – Menjadi perusahaan teknologi terbesar di dunia nampaknya tak menjamin terhindar dari kasus penipuan. Hal ini terjadi kepada dua raksasa teknologi asal Amerika, yakni Facebook & Google.

Dikutip dari laman The Next Web, kedua perusahaan tersebut dikabarkan terkena tipu dengan nilai lebih dari US$ 100 juta, atau sekitar Rp 1,3 triliun selama dua tahun terakhir ini.

Hal ini terkuak saat seorang pria asal Lithuania bernama Evaldas Rimasauskas ditangkap Departemen Hukum Amerika Serikat. Dia dituduh mendalangi skema kompromi email bisnis palsu yang menyebabkan dua perusahaan tersebut mengirimkan lebih dari USD 100 juta ke rekening penipuan.

Cara kerja Rimasauskas sendiri dilaporkan dengan cara mengirimkan invoice, email dan stempel dengan menyamar sebagai Quanta Computer, produsen komputer notebook, home entertainment, dan perangkat komunikasi mobile berbasis Taiwan.

Dia mengaku memiliki klien utama yang merupakan nama-nama besar, meliputi Amazon, Apple, BlackBerry, Lenovo, LG, Verizon Wireless, dan sebagainya.

Dengan cara tersebut, Rimasauskas berhasil menipu kedua departemen akuntansi kedua perusahaan. Hal ini membuat kedua perusahaan membayarkan biaya tersebut dalam kurun waktu dua tahun.

Meskipun begitu, Rimasauskas menepis semua tuduhan yang di ajukan kepadanya. Keduanya juga mengaku telah dapat menutupi kerugian akibat penipuan tersebut.

Yah, mungkin dari kisah ini kita dapat mengambil pelajaran, yakni meskipun sebuah perusahaan sudah memiliki teknologi mutakhir pun, jika tak hati-hati kita masih dapat tertipu juga. [NC/HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here