📑 Daftar Isi

Acer Edu Tech 2026 Surabaya: Coding dan AI Jadi Kebutuhan Sekolah

Acer Edu Tech 2026 Surabaya: Coding dan AI Jadi Kebutuhan Sekolah

Penulis:Fernando Yehezkiel
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Acer Indonesia membawa Acer Edu Tech 2026 ke Surabaya dengan pesan tegas bahwa coding dan kecerdasan artifisial (AI) bukan lagi keterampilan tambahan, melainkan bagian penting dari kompetensi masa depan. Forum edukasi tahunan bertema “Coding dan AI Bukan Lagi Pilihan, Melainkan Kebutuhan” ini digelar pada 16 September 2026 dan menjadi ruang kolaborasi bagi praktisi pendidikan, akademisi, serta pemangku kepentingan di Jawa Timur untuk memperkuat kesiapan sekolah, pendidik, dan siswa menghadapi transformasi digital.

Riko Gunawan, Products & Solutions Director Acer Indonesia, menegaskan bahwa kehadiran teknologi di ruang kelas saja tidak cukup. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah memastikan teknologi tersebut dapat digunakan untuk membangun cara berpikir, kreativitas, dan kemampuan memecahkan masalah. Keterampilan coding dan AI dinilai menjadi bagian penting dari proses ini karena dapat membantu mempersiapkan pendidik dan siswa bukan hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga sebagai pencipta solusi.

Melalui Acer Edu Tech 2026, Acer Indonesia ingin mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara industri, akademisi, pemerintah, dan komunitas pendidikan untuk membangun ekosistem pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Pesan ini menjadi inti dari rangkaian forum yang telah diselenggarakan di berbagai kota, termasuk Surabaya sebagai kota terbaru dalam agenda tahunan tersebut.

Ratusan Peserta dari Berbagai Latar Belakang

Acer Edu Tech 2026 diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai wilayah di Jawa Timur. Peserta terdiri dari kepala sekolah, guru, pengelola institusi pendidikan, akademisi, serta perwakilan pemerintah dan pemangku kepentingan di bidang pendidikan. Kehadiran peserta dengan beragam latar belakang tersebut membuka ruang bagi pertukaran perspektif mengenai tantangan, kebutuhan, dan praktik penerapan teknologi dalam pembelajaran.

Untuk memperkaya pembahasan, Acer Edu Tech 2026 menghadirkan pembicara dengan keahlian yang saling melengkapi. Prof. Anita Lie, M.A., Ed.D., Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unika Widya Mandala Surabaya, membagikan perspektif akademis mengenai transformasi pendidikan dalam bentuk coding dan kecerdasan artifisial. Sementara itu, Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd., Guru Besar Program Studi Teknologi Pendidikan FIP Universitas Negeri Surabaya, mengulas pentingnya pembelajaran AI dan coding dalam dunia pendidikan.

Para pembicara mengulas transformasi menuju sekolah masa depan serta pemanfaatan dan optimalisasi coding dan AI dalam pembelajaran. Pembahasan tidak hanya menyoroti perkembangan teknologi, tetapi juga kesiapan sekolah, kompetensi pendidik, dan pendekatan pedagogis yang diperlukan agar teknologi dapat memberikan manfaat nyata dalam proses belajar.

Referensi Praktis bagi Sekolah dan Pendidik

Dari rangkaian diskusi tersebut, peserta mendapatkan referensi untuk mengidentifikasi kebutuhan sekolah, menentukan penggunaan teknologi yang sesuai, serta merancang pembelajaran berbasis coding dan AI secara lebih terarah. Perspektif dari akademisi, praktisi, dan pengembang kurikulum juga membantu peserta memahami penerapannya dari sisi konsep, kebijakan, hingga praktik di kelas.

Prof. Anita Lie, M.A., Ed.D. menekankan bahwa transformasi menuju sekolah masa depan tidak hanya ditentukan oleh adopsi teknologi. “Sekolah masa depan adalah sekolah yang mampu terus belajar dan beradaptasi dengan perubahan, tanpa kehilangan tujuan utama pendidikan. Teknologi, termasuk coding dan AI, perlu digunakan untuk memperkuat kualitas pembelajaran, mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta membentuk karakter siswa. Karena itu, transformasi pendidikan harus dimulai dari visi sekolah yang kuat, pendidik yang terus berkembang, dan ekosistem yang mendukung setiap siswa mencapai potensinya,” tuturnya.

Pandangan tersebut menegaskan bahwa implementasi coding dan AI di sekolah tidak berhenti pada pengadaan perangkat. Diperlukan visi yang jelas dari sekolah, pengembangan kapasitas pendidik, serta dukungan ekosistem agar setiap siswa dapat mencapai potensinya. Dalam konteks ini, Acer Edu Tech 2026 berfungsi sebagai wadah bagi sekolah untuk menyusun langkah yang lebih terukur.

Melalui Acer Edu Tech dan berbagai inisiatif Acer for Education, Acer Indonesia terus mengambil peran dalam mendukung transformasi pendidikan nasional secara berkelanjutan. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui penyediaan solusi teknologi, pengembangan kapasitas pendidik, serta kolaborasi dengan pemerintah, akademisi, dan komunitas pendidikan. Dengan pendekatan ini, Acer berupaya membantu sekolah membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masa depan.

Acer Edu Tech merupakan bagian dari inisiatif Acer for Education yang menjadi kontribusi Acer Indonesia untuk kemajuan pendidikan di Tanah Air. Bagi sekolah yang ingin mengetahui bagaimana Acer dapat mendukung transformasi pendidikan, informasi lebih lanjut tersedia melalui Acer for Education.

Agenda tahunan ini menempatkan coding dan AI sebagai kebutuhan, bukan pilihan. Bagi kepala sekolah, guru, dan pengelola institusi pendidikan di Jawa Timur, forum ini menyediakan referensi langsung untuk menilai kesiapan sekolah, memilih teknologi yang sesuai, dan merancang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masa depan. Sejalan dengan inisiatif lain Acer di pasar Indonesia, seperti yang terlihat pada DRAM CXMT dan lini Monitor QD-OLED, Acer terus memperluas perannya di sektor pendidikan maupun perangkat keras.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.