Telekomunikasi Indonesia Aman Pasca Gempa Jepang

Jakarta – Kementerian Kominfo mengkonfirmasikan bahwa tidak terjadi gangguan telekomunikasi, baik untuk jaringan layanan suara, SMS atau pun data di wilayah Indonesia, pasca gempa yang disertai tsunami di Jepang kemarin.

Sampai hari ini tidak ada laporan terjadinya gangguan komunikasi akibat terjadinya gempa dan tsunami di Jepang, kata Kepala Pusat Informasi Kemenkominfo, Gatot S. Dewabroto dalam keterangan resminya kepada Telsetnews di Jakarta, Sabtu (12/3).

Gatot mengungkapkan, jalur yang digunakan di Indonesia tidak melewati wilayah Jepang. Karena untuk di sekitar Taiwan, ada jalur yang bercabang untuk menuju  Amerika. Jadi kita tak terpengaruh, masih aman, kecuali seperti kejadian waktu dulu, yang terputus di selatan Taiwan, baru kita kena, terangnya.

Menurutnya, gangguan tak terjadi, tetapi justru dibeberapa wilayah di Indonesia, tercatat ada kenaikan trafik telekomunikasi. Tetapi hal tersebut tidak sampai terjadi gangguan trafik komunikasi.

Ada tiga wilayah yang menurutnya terjadi peningkatan trafik komunikasi, yakni di sekitar Manado, Ternate dan Jayapura. Ketiga wilayah tersebut memang kemarin sempat masuk dalam daerah yang dianggap terimbas bahaya tsunami.

Seperti diketahui, ketiga lokasi tersebut pada Jumat (11/3) kemarin sempat mendapat tanda peringatan dini akan ancaman bahaya tsunami. Namun akhirnya pada pukul 21.00 WITA dicabut oleh Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika.

Dijelaskannya, trafik telekomunikasi, baik incoming maupun outgoing pada tiga lokasi tersebut mengalami kenaikan sekitar 25 sampai dengan 30 persen. Kenaikan terjadi pada siang hari hingga pukul 20:00 WIB. Kenaikan terjadi pada panggilan telepon, SMS maupun data.

Gatot memperkirakan, kenaikan trafik yang terjadi itu kemungkinan disebabkan oleh komunikasi antar penduduk, komunikasi dinas untuk koordinasi dan komunikasi untuk update kabar. Walaupun terjadi sedikit kenaikan, namun tidak samapi terjadi congestion yang dapat menimbulkan gangguan trafik, ucap dia.[hbs]
{jcomments on}

Previous articleMenkominfo: Info Wikileaks Ibarat Biji Kedondong
Next articleCari Korban Tsunami, Google Rilis Person Finder

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here