Tahun 2012 RIM Wajib Bangun Server di Indonesia

Jakarta – Setelah beberapa kali merasa dibohongi oleh Research In Motion (RIM), maka Kementerian Kominfo telah menyiapkan jurus pamungkas untuk membuat produsen BlackBerry itu tak berkutik harus membangun data center dan server BlackBerry di Indonesia.

Langkah skak mat™ yang disiapkan pemerintah itu berupa Peraturan Pemerintah (PP) turunan Undang-Undang No. 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang akan terbit awal 2012 mendatang.

Nantinya dengan diterbitkannya PP tersebut, maka RIM selaku perusahaan jaringan dan telekomunikasi asing diwajibkan membangun data center dan servernya di Indonesia.

Sesuai UU ITE sebenarnya semua perusahaan jaringan dan telekomunikasi asing yang beroperasi di Indonesia diharuskan membangun data center dan server, tegas Menkominfo Tifatul Sembiring di Jakarta, Selasa (13/12).

Aturan itu, lanjut Tifatul, akan diperkuat lagi pelaksanaannya dengan PP yang akan segera diterbitkan pemerintah. “Kami berharap PP tersebut bisa keluar pada awal 2012,” tuturnya.

Ia menyebutkan, pemberitahuan yang disampaikannya ini untuk mengingatkan RIM agar siap-siap dari sekarang, karena untuk membangun data center tidak bisa dilakukan sehari dua hari dan butuh biaya yang lumayan mahal.

Membangun data center itu mahal dan tidak bisa satu-dua hari jadi. Makanya kami minta kepada mereka untuk siap-siap. Nanti begitu PP terbit, RIM akan kami panggil,” imbuh Tifatul.

Begitu juga untuk server, jika dibangun di Indonesia akan lebih mempermudah pelayanan. Karena semua data langsung yang diterima pelanggan di Indonesia, tidak perlu lagi lewat Kanada.[hbs]{jcomments on}

 

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -