Susul Apple, Valuasi Induk Google Capai Rp 13.650 Triliun

Valuasi Google

Telset.id, Jakarta Alphabet akhirnya menjadi perusahaan keempat di dunia yang mencapai valuasi USD 1 triliun atau sekitar Rp 13.650 triliun. Valuasi induk Google di Silicon Valley itu naik 0,8 persen pada Kamis (16/01) waktu setempat.

Dengan kenaikan 0,8 persen, saham Alphabet menjadi USD 1.450 atau Rp 19,8 juta per lembar. Dengan performa nan hijau tersebut, Alphabet pun menjadi perusahaan bernilai USD 1 triliun keempat.

Alphabet menyusul pencapaian Apple, Microsoft, dan Amazon. Tiga perusahaan itu lebih dulu mencapai valuasi USD 1 triliun.

{Baca juga: Eropa Lengserkan Google dari “Penguasa” Search Engine Android}

Menurut New York Post, dikutip Telset.id, Jumat (17/01/2020), Apple kini jadi perusahaan paling bernilai di dunia dengan kapitalisasi pasar USD 1,4 triliun. Microsoft bernilai USD 1,3 triliun, sedangkan Amazon turun menjadi USD 931 miliar.

Pencapaian Alphabet terealisasi enam minggu setelah Larry Page dan Sergey Brin menyerahkan tugas-tugas di Google dan seluruh unit bisnisnya kepada Sundar Pichai. Dengan kata lain, bisa disebut Pichai berhasil menjalankan titah Page dan Brin.

{Baca juga: 5 Alternatif Google Play Store Paling Lengkap di 2020}

“Sangat bangga melihat pencapaian kapitalisasi pasar Alphabet yang menyentuh USD 1 triliun,” ujar mantan eksekutif Google, Marissa Mayer. Valuasi induk Google itu sekarang 10.000 kali lebih tinggi daripada ketika Mayer bergabung, yakni USD 100 juta.

Saham Google naik 34,5 persen pada 2019, lalu naik di bawah enam persen pada 2020. Alphabet meraup pendapatan kuat dari bisnis iklan dan diperkirakan akan melanjutkan tren ketika melaporkan pendapatan kuartalan bulan depan. (SN/MF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here