Sony Xperia C3 Dual

xperia-C3

“Xperia C3 Dual Menyuguhkan kamera untuk para penggemar selfie dengan dapur pacu Quad-core 1,2GHz”

Design

Dengan desain yang cukup luas 156 x 78,5 x 7,6 mm, Sony Xperia C3 kami rasakan sangat menarik perhatian sehingga kami ingin sekali memegang dan memainkannya. Untuk desain memang memiliki bentuk unibody, dengan tetap mempertahankan ciri khas desain sony yakni ‘OmniBalance’. Desain ini memang sangat indentik dengan keseimbangan tombol power yang sangat nyaman dan seimbang di kedua tangan. Meski memiliki predikat ponsel menengah, sony mengemas cukup stylish dan anak muda banget dengan desain tipis dengan tepi seperti logam, hal ini yang  terlihat Xperia C3 layaknya ponsel premium.

Meski semua letak tombol dan port di luar tetap saja tidak merubah estetikanya. kami akui memang secara keseluruhan Xperia C3 tidak tampil memukau, pasalnya masih didominasi material yang masih menggunakan bahan plastik, dengan tampilan depan yang masih memiliki bezels besar di semua sisi layar. Jadi menurut kami dengan harga yang berada di tengah-tengah Xperia C3 tidak tampil buruk malahan terlihat menonjol di tengah banyak orang.

Screen

Ukuran layar dari ponsel pintar ini adalah 5,5 inci dan dirancang karena potensi fotografinya. Ini telah mendapat layar LCD IPS dengan resolusi 720 x 1280p dan kerapatan piksel sekitar 267ppi. Memang sangat disayangkan kerapatan pixels kurang memadai untuk memandang hasil foto Anda. Layar LCD sudah menggunakan teknologi IPS bertanggung jawab untuk reproduksi warna dan sudut pandang yang memadai masih nyaman dilihat diposisi yang sangat miring.

Ponsel buatan Jepang ini juga didukung multitouch yang mampu merespon 10 sensor sentuhan dengan bersamaan sehingga memudahkan penggunanya ketika bermain game. Sayangnya kaca layarnya tidak dipadu dengan perlindungan layar sehingga pengguna harus mewaspadai goresan dengan menggunakan screen protection.

Interface

Sepertinya produk Sony terbaru lainnya yang sudah menggunakan Android 4.4.2. Sehingga secara tampilan pun tidak berbeda dengan seri sebelumnya seperti Xperia T3 terlihat sama dengan Xperia  C3 yang juga menggunakan KitKat pada umumnya. Tampilan layar memiliki widget dan juga akses cepat kekamera. Sedangkan untuk halaman homescreen juga tidak ada perubahan dapat memuat hingga 7 buah halaman, dimana menjadi tempat untuk menaruh widget, folder, dan shortcut. Kelebihan antarmuka Xperia terletak dikemampuan menambahkan tema yang dapat diunduh melalui Play Store.

Jendela notifikasi terbagi dalam dua tab. Pertama tempat notifikasi berada, dan tab berikutnya memberikan akses cepat ke toogle-toogle pengaturan. Bagian recent apps juga diperkaya dengan kehadiran mini apps, aplikasi-aplikasi kecil yang dapat selalu muncul di layar.

Performa

Di sektor performa, smartphone ini ternyata tidak kalah dengan beberapa perangkat smartphone kelas atas. Dengan ditenagai processor Quad-core 1.2 GHz Cortex-A7, smartphone ini juga didukung RAM 1GB sehingga mampu melakukan multitasking yang responsif. Di manufaktur oleh chipset Qualcomm Snapdragon 400 smartphone ini pun juga dibekali pengolah grafis cemerlang dari Adreno 305.

Ketika kami coba lakukan pengukuran bechmark dengan menggunakan Antutu, memang Xperia C3 hanya memiliki 17758. Tidak ada yang aneh memang untuk ponsel menengah dengan Quad-core memang itu sangat standar, sayangnya masih di bawah Lenovo K900 dan Xiomi MI2.

Connectivity

Jaringan yang dibawakan pada smartphone Sony Xperia C3 telah mendukung tiga jaringan yaitu GSM 850/900/1800/1900, UMTS 850/900/1900/2100 yang merupakan jaringan tercepat saat ini. Kecepatan akses internet 3G HSDPA mencapai 42 Mbps dan HSUPA 5.76 Mbps.

Smartphone ini didukung pula oleh jaringan GPRS dan EDGE. Konektifitas lainnya seperti NFC, Bluetooth v4.0, A2DP, microUSB v2.0, Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi Direct, DLNA dan Wi-Fi hotspot pun ikut disematkan dapam perangkat terbaru Sony ini. Sayangnya slot SIM yang menyertainya mendukung micro-SIM sehingga penggunanya sendiri harus memotong SIM card-nya.

Camera

Nah! Ini yang menjadi fovorit kami, fitur kamera. Secara resolusi kamera belakang dengan ukuran 8MP memang tidak terlalu spesial. Dengan pilihan banya modus yang sangat beragam dari mulai Auto,  Manual, AR effect, Picture effect, Timeshift burst, Social live, Sweep panorama, dan portrait retouch.

Kami juga ngoprek kameranya dengan menggunakan modus manual. Sepertinya penggunaan kamera sebenarnya tidak full 8MP pasalnya dengan 3264×2448 pixels hanya memiliki perbandingan 4:3. Sedangkan kalau menggunakan kamera 5MP 3104×1746 pixels Anda baru mendapatkan perbandingan yang nyaman yakni 16:9.

Ini yang menjadikan kamera Xperia C3 menarik, ponsel ini memang sengaja diproduksi untuk mendukung trend selfie yang kian mewabah. Sony Xperia C3 dibekali kamera depan berukuran 5MP dengan lensa 25mm dan ini yang belum ada pada ponsel lain Xperia C3 didukung dengan sensor Exmor RS yang juga dilengkapi dengan soft LED flash. Smartphone dari Sony ini diklaim sebagai smartphone selfie terbaik hingga saat ini.

Sensor kamera depan juga memiliki modus Auto untuk mendeteksi kondisi cahaya dan juga memiliki adegan deteksi cerdas. Ini telah menambahkan kamera dengan fitur aplikasi seperti Portrait Retouch, dan efek AR. Aplikasi ini akan sangat membantu dalam menambahkan efek yang berbeda untuk foto yang diambil melalui kamera.

Setelah menguji kamera depan secara terus menerus kita dapat mengatakan bahwa pecinta selfie akan suka menggunakan Xperia C3 dual ini karena hasilnya cukup memuaskan. Karena Kamera menangkap dengan baik jumlah detail dan mengalahkan HTC Desire 816 yang resolusi kamera depannya juga 5MP, hal ini karena satu hal yakni kamera depan dengan penambahan flash LED yang lembut.

“Kamera depan 5MP yang semakin sempurna untuk selfie dengan keberadaan flash LED”

Video

Kamera 8MP ini juga mampu digunakan untuk melakukan perekaman video hingga resolusi FullHD 1920×1080 30fps. Antarmuka tidak jauh berbeda dengan kamera. Untuk perekaman video Sony memberikan fitur SteadyShot jadi mengurangi goncangan saat perekaman. Saat proses perekaman anda dapat sekaligus mengambil gambar, tentunya dengan resolusi sesuai dengan resolusi video.

Selain Album, tempat menampilkan konten video juga berada di aplikasi bernama Movies  Sekali lagi tampilannya serasi dengan dua aplikasi diatas, dan juga jika tersedia konten video film yang anda miliki juga akan ditampilkan informasi pendukung seperti cast, description, dan juga information. Format-format populer hingga resolusi FullHD dapat dimainkan dengan baik plus dukungan subtitle.

Music

Ini dia aplikasi legendaris yakni ‘Walkman’ yang selalu jadi nilai tambah tersendiri untuk ponsel Sony. Karena sedari dulu Walkman terkenal akan kehandalannya dalam memainkan konten audio. Tampilan antarmuka serasi dengan Album dengan kemampuan DLNA juga. Keluaran suara via headset terdengar bagus, terlebih dengan beragam pilihan pengaturan yang lengkap. Sayangnya meskipun cukup bertenaga, kembali Sony meletakan speaker di bagian belakang, yang notabene keluaran suara akan sedikit terbungkam saat ponsel ditaruh diatas meja.

Radio FM menjadi hiburan alternatif jika anda bosan mendengarkan lagu-lagu di memori. Tampilannya atraktif dengan animasi-animasi dan juga dukungan RDS jika tersedia. Headset wajib tertencap jika ingin mendengarkan stasiun radio favorit.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -