Software Ini Bikin Harga Onderdil Mobil Naik Terus

Telset.id, Jakarta – Apakah Anda merasa harga onderdil orisinal kendaraan, khususnya mobil, semakin mahal setiap tahun? Rupanya penyebabnya adalah perangkat lunak alias software yang dipergunakan para produsen mobil secara otomatis merekomendasikan kenaikan harganya.

Reuters mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan ini, ketika memperoleh dokumen dari gugatan yang mengindikasikan bahwa Jaguar Land Rover, Peugeot, Renault dan para produsen mobil lainnya telah menggunakan perangkat lunak Accenture (Partneo) yang merekomendasikan kenaikan harga untuk suku cadang berdasarkan nilai yang dirasakan.

Menurut Engadget.com, Senin (4/6/2018), apabila merek atau komponen lain kelihatan mahal, maka Partneo akan menyarankan untuk menaikkan harga hingga ke tingkat dimana pemilik kendaraan masih mau membayarnya.

Bahkan software ini akan membedakan bagian-bagian berdasarkan apakah ada pengawasan harga atas bagian-bagian tertentu (misalnya dari perusahaan asuransi atau media massa) untuk menghindari munculnya kecaman publik.

Namun tidak jelas pabrikan mana saja yang menggunakannya. Accenture telah memasang logo perusahaan terkemuka seperti BMW dan Volvo, tetapi produsen mobil mewah itu menampik telah menggunakan software itu. Honda juga ada tetapi tidak mengomentari laporan itu.

Berdasarkan info Reuters, periode penggunaan perangkat ini antara 2009 hingga 2015, meskipun faktanya bisa jadi melampaui itu.

Pencipta perangkat lunak tersebut Laurent Boutboul menggugat Accenture karena dinilai telah merusak reputasinya dengan menggunakan perangkat lunak untuk melanggar peraturan kompetisi Eropa. Benar atau tidaknya itu cerita lain.

Accenture telah membantah bahwa perangkat lunaknya curang dan mengatakan alat itu sangat membantu untuk meningkatkan keberadaan dan ketersediaan onderdil kendaraan. Pastinya Jaguar, Peugeot dan Renault bersikeras bahwa harga suku cadang mereka adil, legal dan fokus pada efisiensi dan ketersediaan.

Regulator anti monopoli alias antitrust Prancis bahkan setuju pendapat produsen mobil dengan mengatakan pihaknya telah melihat Partneo dan tidak melihat alasan untuk melakukan penyelidikan penuh.

Pastinya motivasi ini sudah jelas. Margin laba pada mobil cenderung ramping beberapa tahun belakangan ini (Accenture mengatakandi bawah 10 persen, pada 2013). Perubahan harga perangkat lunak membantu perusahaan-perusahaan ini menemukan cara untuk memperoleh laba yang lebih tinggi tanpa harus menaikkan harga dasar kendaraan. [WS/HBS]

Sumber: Engadget

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Related Articles

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0