telset

Soal Prosesor 8 Inti, CEO Qualcomm: Samsung Cuma Cari Publisitas

CEO Qualcomm, Paul Jacobs
CEO Qualcomm, Paul Jacobs

Jakarta – Samsung kembali harus menerima “serangan” dari pesaingnya. Jika sebelumnya petinggi Huawei menyebut smartphone Galaxy S III terbuat dari bahan plastik murahan, kini CEO Qualcomm Paul Jacobs yang menyentil Samsung dengan mengatakan prosesor 8 inti tidak ada artinya dan hanya untuk publisitas.

Seperti diketahui Samsung telah memperkenalkan chipset Exynos 5 Octa, chip baru untuk mobile dengan prosesor berinti 4 atau 2 x 4 inti core. Yang terdiri dari empat inti Cortex-A15 dan 4 inti Cortex-A7.

Nah, chipset dengan menggunakan 8 buah inti prosesor inilah yang dikritik oleh Jacobs. Menurutnya prosesor berinti 8 tersebut tidak ada artinya, dan Samsung hanya mencari publisitas saja.

“Angka 8 itu tidak ada artinya, Jelas itu hanya untuk publisitas Samsung saja,” ketus Jacobs, seperti dikutip telsetNews dari PhoneArena, Jumat (18/1).

“Karena semakin banyak core yang ditambahkan, semakin sulit mengaturnya, baik dari faktor energi maupun panas yang dihasilkan,” ucapnya lagi.

Dia berpendapat, bahwa seharusnya pabrikan prosesor membuat sesuatu yang benar-benar punya nilai keuntungan bagi pengguna, seperti pengunduhan lebih cepat, performa smooth dan sebagainya.

Cara kerja Exynos 5 Octa adalah mendistribusikan beban kerja, dengan empat inti Cortex-A15 dipakai pada kinerja tingkat tinggi dan empat inti Cortex-A7 dipakai untuk kerja dengan beban rendah, sehingga akan menghemat konsumsi daya baterai.

Samsung mengklaim bahwa prosesor ini dilengkapi teknologi ARM big.LITTE sehingga pengguna bisa dipastikan akan memperoleh kinerja cukup tanpa boros daya.[hbs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0