Telset.id ā SK hynix, produsen chip memori asal Korea Selatan, akan menggalang dana hingga 45,45 triliun won atau setara dengan USD 29,43 miliar (sekitar Rp 473 triliun) melalui pencatatan American Depositary Receipt (ADR) di bursa Nasdaq Global Select Market. Seluruh dana hasil penawaran ini akan dialokasikan untuk investasi pabrik dan peralatan produksi chip.
Langkah besar ini diambil di tengah kelangkaan pasokan memori yang terus mendorong kenaikan harga, terutama untuk produk High Bandwidth Memory (HBM) yang sangat dibutuhkan untuk kecerdasan buatan (AI). SK hynix saat ini menguasai sekitar 57% pangsa pasar HBM dan 32% dari total pasar DRAM global.
Perusahaan telah mengajukan pernyataan pendaftaran efek kepada Financial Supervisory Service Korea Selatan dan SEC Amerika Serikat pada Rabu lalu. Penawaran ini mencakup 17,79 juta saham biasa yang baru diterbitkan. Dengan nilai yang sangat besar, aksi korporasi ini diprediksi akan menjadi salah satu penjualan ADR terbesar yang pernah dilakukan.
Dana yang terkumpul akan digunakan untuk tiga proyek utama yang sudah dikomitmenkan oleh SK hynix. Pertama, pembangunan fabrik pertama di Yongin Semiconductor Cluster yang disebut Y1, dengan komitmen investasi fase awal sebesar 31 triliun won (USD 21,5 miliar). Pabrik ini ditargetkan selesai sekitar Februari 2027, dengan instalasi peralatan menyusul pada kuartal kedua.
Kedua, pembangunan pabrik pengemasan canggih (advanced packaging) Cheongju P&T7 yang didedikasikan untuk perakitan dan pengujian HBM. Proyek senilai 19 triliun won (USD 12,9 miliar) ini sudah memulai groundbreaking pada April lalu dan ditargetkan selesai pada akhir 2027. Ketiga, pengadaan peralatan manufaktur chip termasuk mesin Extreme Ultraviolet (EUV) lithography. SK hynix telah menempatkan rekor pemesanan senilai USD 7,9 miliar kepada ASML pada Maret lalu, yang mencakup sekitar 30 mesin scanner hingga tahun 2027.

Yang menarik, meskipun investasi ini sangat masif, tidak satu pun dari proyek yang didanai akan memproduksi memori tepat waktu untuk meredakan kelangkaan yang saat ini masih mendorong kenaikan harga. Ketua SK hynix, Chey Tae-won, telah berulang kali mengatakan bahwa permintaan AI akan membuat pasokan tetap ketat hingga tahun 2030.
Dalam pengajuannya, SK hynix menyebutkan bahwa sepuluh ADR akan mewakili satu saham biasa, dengan harga akhir per ADR akan ditentukan melalui bookbuilding menjelang debut pada 10 Juli. Perusahaan menyatakan total penggalangan dana bisa berubah dari batas atas 45,45 triliun won. BofA Securities, Citigroup, Goldman Sachs, dan JP Morgan menjadi manajer penjualan, dan tinjauan regulasi diharapkan selesai pada 3 Juli, dengan saham baru tercatat di Bursa Korea pada 29 Juli.
Baik pabrik Yongin maupun pabrik pengemasan Cheongju akan mencapai volume produksi pada tahun 2027, yang berada di dekat akhir dari jendela kelangkaan yang diprediksi. SK hynix mengonfirmasi rencana ADR ini pada awal Juni bersamaan dengan janji untuk menggandakan kapasitas wafer dalam waktu lima tahun, sebuah tenggat waktu yang menurut Chey akan melakukan sedikit hal untuk memperpendek tekanan pasokan.
Harga kontrak DRAM telah terus meningkat sepanjang tahun 2026 karena tiga produsen memori utama (SK hynix, Samsung, dan Micron) mengalihkan kapasitas wafer ke HBM, yang mengkonsumsi sekitar tiga kali lebih banyak silikon per gigabyte dibandingkan DDR5 standar.
Dua hari yang lalu, SK hynix melampaui Samsung Electronics untuk menjadi perusahaan paling bernilai di Korea Selatan, mengakhiri dominasi Samsung selama 26 tahun di puncak. Saham SK hynix yang terdaftar di Korea naik 5,5% dalam perdagangan setelah jam kerja menyusul pengungkapan ini.

Langkah penggalangan dana ini menunjukkan betapa seriusnya SK hynix dalam memperkuat posisinya di pasar memori global, terutama di segmen HBM yang sangat menguntungkan. Dengan investasi triliunan rupiah, perusahaan tidak hanya membangun kapasitas produksi baru tetapi juga mempersiapkan diri untuk memenuhi permintaan jangka panjang dari industri AI.
Keputusan untuk mendanai proyek-proyek ini melalui pasar publik, bukan hanya dari kas internal, menunjukkan skala investasi yang sangat besar yang diperlukan untuk tetap kompetitif di industri semikonduktor. SK hynix jelas tidak ingin kehilangan momentum di tengah booming AI yang diprediksi akan berlangsung hingga akhir dekade ini.
Baca Juga:
Dalam konteks yang lebih luas, investasi besar-besaran SK hynix ini sejalan dengan tren di industri semikonduktor global. Perusahaan-perusahaan besar berlomba-lomba membangun kapasitas produksi baru untuk mengamankan pasokan chip di masa depan. Seperti yang dilaporkan sebelumnya, Samsung dan SK Hynix juga telah mendapatkan keringanan dari kebijakan tarif AS, yang semakin memperkuat posisi kompetitif mereka.
Dengan produksi massal yang baru akan dimulai pada 2027, SK hynix tampaknya bermain untuk jangka panjang. Perusahaan ini tidak hanya fokus pada kelangkaan saat ini, tetapi juga mempersiapkan diri untuk memenuhi permintaan yang terus tumbuh di masa depan, terutama dari sektor AI yang diperkirakan akan terus berkembang pesat.
Pasar tampak merespons positif langkah ini. Saham SK hynix yang naik 5,5% setelah pengumuman menunjukkan kepercayaan investor terhadap strategi ekspansi agresif perusahaan. Apalagi, SK hynix baru saja mencatatkan diri sebagai perusahaan paling bernilai di Korea Selatan, mengalahkan Samsung Electronics yang sudah bertahun-tahun memuncaki daftar tersebut.
Ke depannya, keberhasilan SK hynix dalam mengeksekusi rencana ekspansi ini akan sangat menentukan posisinya di pasar memori global. Dengan investasi yang sangat besar, perusahaan ini jelas tidak main-main dalam mempertahankan dominasinya di segmen HBM dan DRAM.
Bagi para pengamat industri, langkah SK hynix ini menjadi indikator penting tentang arah industri semikonduktor ke depan. Investasi triliunan rupiah untuk membangun pabrik baru dan peralatan canggih menunjukkan bahwa persaingan di sektor ini akan semakin ketat, terutama dalam memenuhi permintaan chip untuk AI.
Sementara itu, para pelanggan SK hynix, termasuk raksasa teknologi seperti NVIDIA, diperkirakan akan terus bergantung pada pasokan dari perusahaan Korea ini. Dengan pangsa pasar HBM yang mencapai 57%, SK hynix berada dalam posisi yang sangat kuat untuk menentukan harga dan pasokan di pasar memori berkinerja tinggi.
Pada akhirnya, penggalangan dana sebesar Rp 473 triliun ini bukan sekadar angka fantastis, melainkan cerminan dari besarnya investasi yang diperlukan untuk memenangkan persaingan di industri semikonduktor abad ke-21. SK hynix telah memilih untuk bermain agresif, dan hasilnya baru akan terlihat dalam beberapa tahun ke depan.





Komentar
Belum ada komentar.