’œSempat Merasa Seperti Dikibuli Terus’

JAKARTA – Kesuksesan XL sebagai operator yang sangat pesat kemajuannya dalam dua tahun belakangan tentu tak lepas dari tangan dingin Hasnul Suhaimi, Presiden Direktur XL. Namun siapa yang sangka, bos XL ini ternyata pernah merasa dikibuli™ oleh para ahli-ahli IT yang menjadi vendornya.

Saya sempat merasa cuma dikibuli para ahli-ahli IT yang menjadi vendor XL pada sekitar tahun 1998-2008, kata Hasnul Suhaimi pada acara XL Award 2011, Jakarta, Jumat (4/3). Mereka datang ke XL, lanjut Hasnul, menawarkan teknologi dengan iming-iming teknologinya bakal sukses.

Tapi ternyata rencana tidak sesuai yang diharapkan, karena XL akhirnya malah cuma menambah cost untuk membeli teknologi mereka, tapi revenue gak ada. Makanya saya sempat jengkel karena merasa seperti dikibuli para ahli-ahli IT itu terus, ujarnya. Tapi itulah resiko bisnis seluler, karena perkembangan teknologinya sangat cepat, tambahnya

Namun, menurut Hasnul, mulai sekitar tahun 2008, XL mulai berkembang lebih bagus, bahkan menjadi operator yang sangat pesat pertumbuhannya dengan berbagai inovasi produknya, terutama dengan gebrakan tarif murahnya. Kami sebagai pelopor tarif murah dengan meluncurkan tarif Rp1, pungkas dia.

Menurut Hasnul, kedepannya XL akan terus berinovasi untuk kepuasan pelanggan. Namun strategi kedepan sudah tak lagi melulu bicara soal tarif murah. Kedepan kami akan lebih banyak memperkuat konten, terutama konten lokal, ungkap Hasnul. Untuk itu, kami berharap akan lebih banyak lagi muncul karya-karya developer lokal, imbuhnya.

Seperti diketahui, performa XL sejak tahun 2008 sangat impresif dengan pertumbuhan jumlah pelanggan yang terus meningkat pesat. Bahkan dipenghujung tahun 2010, XL sukses menggeser Indosat sebagai operator telekomunikasi terbesar kedua Indonesia, setingkat dibawah Telkomsel.

Keberhasilan XL di tahun 2010 dapat dilihat dengan keberhasilan mereka membukukan laba bersih Rp2,9 triliun, meningkat 69 persen ketimbang tahun 2009. Sementara dari sisi jumlah pelanggan tercatat 40,4 juta pelangan di akhir tahun 2010, naik 28 persen dari 31,4 juta pelanggan di akhir tahun 2009. [hbs]{jcomments on}

Previous articleLayanan Data Akan Gantikan Posisi Layanan Suara
Next articleRIM Akan Melepas Bebas BBM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here