📑 Daftar Isi

Roket Starship SpaceX bersiap meluncur untuk misi orbital pertama Flight 14

SpaceX Uji Terbang Starship ke-14, Targetkan Orbit Bumi 28 September

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • SpaceX menargetkan Starship Flight 14 meluncur 28 September 2026, mundur dari jadwal awal 22 September
  • Misi ini jadi penerbangan orbital pertama Starship setelah seluruh uji sebelumnya bersifat suborbital
  • Starship akan terbang 171 mil di atas Bumi dan mengorbit enam kali dalam 10 jam
  • Sebanyak 26 satelit Starlink V3 akan disisipkan ke konstelasi dan mulai melayani pelanggan
  • Starlink V3 mendukung downlink 1 Tbps dan uplink 160 Gbps, jauh lebih besar dari V2
  • Super Heavy booster mendarat di Gulf of Mexico, tahap atas jatuh di Pasifik dekat Chile
  • Peluncuran masih menunggu persetujuan regulasi dan disiarkan langsung via akun X SpaceX

Telset.id – SpaceX menargetkan peluncuran Starship Flight 14 pada 28 September 2026, sebuah misi yang akan menjadi penerbangan orbital pertama roket tersebut sekaligus menandai debut Starlink V3 ke dalam konstelasi satelit internet perusahaan. Peluncuran ini menjadi titik balik penting karena seluruh uji terbang Starship sebelumnya selalu bersifat suborbital, dan kini SpaceX bersiap membawa wahana raksasanya mengelilingi Bumi secara penuh untuk pertama kalinya.

SpaceX mengumumkan tanggal baru tersebut melalui akun X resminya, dengan jendela peluncuran selama 75 menit yang dibuka pada pukul 8:15 pagi waktu Eastern Time. Sebelumnya, perusahaan berencana meluncurkan Starship pada 22 September 2026, namun tanggal tersebut diubah tanpa penjelasan resmi. Dalam pengumumannya, SpaceX juga menegaskan bahwa jadwal peluncuran masih menunggu persetujuan regulasi.

“Now targeting to launch Starship Flight 14 as early as Monday, September 28, pending regulatory approval,” tulis SpaceX dalam unggahan di X pada 17 September 2026.

Perubahan jadwal ini menjadi perhatian tersendiri bagi pengamat industri antariksa, terutama karena misi ini bukan sekadar uji terbang rutin. Starship Flight 14 akan menjadi langkah konkret SpaceX untuk mempersiapkan wahana tersebut menghadapi penerbangan komersial di masa depan, sekaligus menguji kemampuan reusability yang selama ini menjadi inti dari desain Starship.

A rocket

Detail Misi Orbital Pertama Starship

Dalam uji terbang kali ini, Starship akan terbang hingga ketinggian 171 mil di atas permukaan Bumi dan mengorbit planet ini sebanyak enam kali dalam kurun waktu 10 jam. Pencapaian ini berbeda jauh dari seluruh uji terbang sebelumnya yang hanya mencapai ruang suborbital. SpaceX menjelaskan bahwa pendekatan suborbital pada uji-uji sebelumnya dilakukan “to maximize public safety while allowing for maximum learning” atau untuk memaksimalkan keselamatan publik sekaligus memungkinkan pembelajaran maksimal.

Menurut SpaceX, fase orbital ini merupakan langkah berikutnya untuk mempersiapkan wahana menghadapi penerbangan sesungguhnya di masa depan dan memastikan kemampuan reusability-nya. Konteks ini penting karena Starship dirancang sebagai sistem transportasi antariksa yang dapat digunakan berulang kali, bukan roket sekali pakai.

Tahap atas Starship juga akan menyisipkan 26 satelit Starlink V3 ke dalam konstelasi milik SpaceX. Ini menjadi momen krusial karena pada uji terbang sebelumnya, Starship hanya membawa satelit generasi baru tersebut untuk memastikan wahana mampu mengangkutnya. Saat itu, satelit-satelit hanya mengembangkan panel surya dan antena untuk berkomunikasi dengan konstelasi Starlink lainnya sebelum akhirnya terbakar di atmosfer Bumi.

Berbeda dari uji sebelumnya, satelit yang dibawa pada penerbangan kali ini akan benar-benar melayani pelanggan. Starlink V3 diklaim mampu mendukung downlink hingga 1 Tbps, atau 10 kali lebih besar dibandingkan kapasitas satelit V2. Untuk uplink, satelit ini menawarkan 160 Gbps, yang berarti peningkatan 22 kali lipat dibandingkan V2.

Booster dan Tahap Atas Starship

Pada penerbangan kali ini, SpaceX tidak akan menangkap apa pun menggunakan lengan menara peluncuran. Super Heavy booster milik Starship akan mendarat di perairan Gulf of Mexico — yang pada 2025 diganti namanya menjadi Gulf of America oleh Presiden Donald Trump — beberapa menit setelah peluncuran. Sementara itu, tahap atas yang mengorbit Bumi akan jatuh ke Samudra Pasifik di dekat Chile setelah menyelesaikan misinya.

Perubahan jadwal dari 22 September ke 28 September menunjukkan bahwa SpaceX masih menyesuaikan berbagai persiapan teknis dan regulasi sebelum misi bersejarah ini berlangsung. Meski demikian, perusahaan tidak memberikan penjelasan rinci mengenai alasan pergeseran tanggal tersebut.

Bagi publik yang ingin menyaksikan momen ini, SpaceX akan menyiarkan peluncuran secara langsung melalui akun X resmi perusahaan. Ini menjadi kesempatan bagi siapa pun untuk menyaksikan langsung upaya pertama Starship mencapai orbit Bumi secara penuh.

Langkah SpaceX membawa Starship ke orbit Bumi juga terjadi di tengah dinamika industri antariksa global yang semakin kompetitif. Sejumlah pihak mulai menantang dominasi SpaceX di sektor peluncuran dan konstelasi satelit, termasuk melalui pendanaan besar yang mengalir ke perusahaan pesaing. Anda dapat membaca lebih lanjut soal persaingan tersebut melalui liputan tentang The Exploration Company yang mengumpulkan dana besar untuk menantang SpaceX.

Sementara itu, ekosistem produk lain di bawah payung Elon Musk juga terus bergerak. Tesla, misalnya, dijadwalkan meluncurkan Roadster generasi terbaru pada 1 Oktober 2026 dengan dukungan thruster dari SpaceX. Informasi mengenai persiapan peluncuran tersebut dapat disimak melalui artikel soal Tesla Roadster Gen 2 yang mengulas detail jadwal dan teknologinya.

Dengan target 28 September 2026, Starship Flight 14 berpotensi menjadi tonggak baru dalam sejarah penerbangan antariksa komersial. Jika berhasil, misi ini tidak hanya membuktikan kemampuan orbital Starship, tetapi juga mempercepat rencana SpaceX memperluas kapasitas jaringan Starlink melalui satelit V3 yang jauh lebih bertenaga dibandingkan generasi sebelumnya.

[ META_DESCRIPTION]
SpaceX menargetkan peluncuran Starship Flight 14 pada 28 September 2026. Misi ini jadi penerbangan orbital pertama Starship sekaligus debut satelit Starlink V3.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.