Sebelum ke Mars, Ilmuwan Minta NASA Menjelajah Venus

Telset.id, Jakarta – NASA disebut-sebut memiliki rencana untuk mengirim misi berawak ke Mars pada 2030 mendatang. Namun sebelum itu, para ilmuwan meminta NASA menjelajah Venus terlebih dahulu.

Sentimen itu diungkapkan dalam makalah baru yang ditulis oleh sejumlah peneliti. Menurut mereka, pergi ke planet kedua di Tata Surya dapat memiliki manfaat sebelum menjalankan misi berawak ke Planet Merah.

“Hal tersebut sekaligus mengurangi kebutuhan energi keseluruhan untuk misi kelas oposisi ke Mars. NASA bisa menghemat biaya untuk menjalankan rencana misi,” tulis para peneliti, seperti dilansir New York Post.

{Baca juga: SpaceX Bangun Roket Misi ke Mars di Los Angeles}

Dikutip Telset.id, Jumat (10/7/2020), ada alasan kenapa NASA wajib menjelajah Venus sebelum ke Mars. Misi flyby Venus berdurasi setahun berfungsi sebagai pelayaran berharga untuk transportasi luar angkasa.

Para peneliti yang menyatakan hal itu berasal dari sejumlah organisasi dan universitas berbeda, termasuk Johns Hopkins University, NASA JPL, dan Southwest Research Institute, pengelola misi New Horizons NASA.

Tidak hanya potensi manfaat ekonomi untuk menggunakan gravitasi Venus gunamisi ke Mars. Mereka menyebut, Venus jauh lebih dekat ke Bumi daripada Mars sehingga bakal memangkas durasi misi NASA.

“Misi flyby Venus bisa memakan waktu kurang dari setahun. Namun, tingkat radiasi matahari akan lebih tinggi dibanding penerbangan ke Mars meskipun radiasi kosmik galaksi sedikit berkurang,” tukas para peneliti lagi.

{Baca juga: Tianwen-1, Nama Misi Eksplorasi China ke Mars}

Bicara soal misi ke Mars, AS melalui NASA sendiri tidak menjadi satu-satunya pihak yang memiliki rencana ini. April lalu, Badan antariksa China juga mengutarakan niatan serupa. Diberi nama Tianwen-1, misi eksplorasi ke Mars diluncurkan bertepatan dengan Hari Antariksa China dan peringatan 50 tahun peluncuran satelit pertama.

Menurut laporan New York Post, seperti dikutip Telset.id (26/4/2020), misi eksplorasi china ke Mars Tianwen-1 ini tak berawak dan diharapkan akan meluncur pada tahun ini.

Badan antariksa China mengatakan bahwa nama Tianwen-1 berasal dari “Tianwen”, atau “Pertanyaan ke Surga”. Nama tersebut merujuk kepada sebuah puisi yang ditulis oleh Qu Yuan yang hidup lebih dari dua milenium yang lalu. [SN/IF]

9 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here