📑 Daftar Isi

Ilustrasi teknologi komputasi kuantum modern dengan representasi qubit

Riset Komputasi Kuantum Alih Fokus dari Jumlah Qubit ke Kualitas

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • CEO PsiQuantum Jeremy O'Brien mendorong target satu juta qubit untuk lompatan kinerja signifikan
  • Riset komputasi kuantum bergeser dari kuantitas ke kualitas qubit
  • Prosesor kuantum rentan gagal, peneliti fokus pada qubit tahan kesalahan
  • Ahli perkirakan komputer kuantum butuh lebih sedikit qubit dari perkiraan awal
  • Tujuan akhir tetap membangun mesin yang mengungguli komputer klasik tercepat
  • Pendekatan baru dianggap lebih efektif daripada sekadar menambah jumlah qubit

Telset.id – Jeremy O’Brien, CEO PsiQuantum, mengungkapkan visinya bahwa industri komputasi kuantum seharusnya tidak lagi terobsesi pada jumlah qubit semata, melainkan harus mengejar target hingga satu juta qubit untuk mencapai lompatan kinerja yang berarti. Pernyataan ini muncul pada April 2023, saat para pelaku industri masih berlomba menunjukkan jumlah qubit terbanyak sebagai tolok ukur utama.

PsiQuantum adalah perusahaan komputasi kuantum yang didirikan oleh Jeremy O’Brien. Visi yang ia sampaikan tersebut merupakan kritik terhadap konsensus yang selama ini berkembang di industri, di mana skala dan jumlah qubit menjadi fokus utama pengembangan.

Menurut O’Brien, pendekatan lama yang hanya menambah jumlah qubit seperti membangun tangga yang semakin panjang untuk mencapai puncak Empire State Building. Namun, jika tujuannya adalah mencapai bulan, maka diperlukan pendekatan yang sama sekali berbeda.

Quantum computing
Ilustrasi komputasi kuantum yang tengah dikembangkan berbagai perusahaan.

Perubahan Arah Riset Komputasi Kuantum

Sejak pernyataan O’Brien tersebut, arah riset komputasi kuantum mengalami pergeseran signifikan. Para peneliti tidak lagi berfokus pada ukuran chip dan kapasitas qubit, tetapi beralih pada upaya membangun qubit yang lebih baik dan lebih tahan terhadap kesalahan.

Prosesor kuantum dikenal sangat rentan terhadap kegagalan. Oleh karena itu, para peneliti kini mencoba mengembangkan prosesor dengan beberapa qubit yang tahan kesalahan, alih-alih mengejar jutaan qubit dasar yang rawan error.

Tujuan akhirnya tetap sama, yaitu menciptakan komputer kuantum yang mampu mengungguli komputer klasik tercepat. Namun, para ahli memperkirakan bahwa dengan terobosan-terobosan baru, komputer kuantum mungkin membutuhkan jumlah qubit yang jauh lebih sedikit daripada jutaan qubit yang diperkirakan sebelumnya.

Target Satu Juta Qubit PsiQuantum

O’Brien mengaku “fanatik” terhadap pencapaian satu juta qubit atau lebih. Angka tersebut diyakini sebagai titik di mana para ahli memperkirakan akan terjadi lompatan kinerja yang bermakna dalam komputasi kuantum.

Komentar O’Brien datang pada saat yang menarik, ketika skala besar dan jumlah qubit menjadi elemen paling dicari dalam komputer kuantum. Berbagai perusahaan dan institusi memiliki pendekatan berbeda dalam membangun komputer kuantum beserta seluruh komponen pendukungnya.

Namun, tujuan semua perusahaan dan institusi tersebut tetap sama, yaitu membangun mesin yang dapat melampaui kecepatan komputer klasik paling cepat. Komputasi kuantum merupakan salah satu bidang teknologi paling menarik, tetapi juga paling sulit diakses dan sulit dikaitkan dengan dunia nyata.

Quantum computing
Perkembangan riset komputasi kuantum terus mengalami evolusi pendekatan.

Tantangan Menuju Komputer Kuantum yang Berguna

Komputasi kuantum masih banyak tersimpan di dalam laboratorium dan belum sepenuhnya bermanfaat bagi dunia nyata. Untuk mencapai titik di mana komputer kuantum menjadi berguna, masih ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan oleh para peneliti dan perusahaan di bidang ini.

Pernyataan O’Brien tersebut menjadi bagian dari proyek QOTD TechRadar Pro yang bertujuan memberikan wawasan tentang pemikiran tokoh-tokoh paling cemerlang di industri teknologi. Pendekatan yang ia tawarkan menunjukkan bahwa terkadang cara berpikir yang berbeda diperlukan untuk memecahkan masalah yang kompleks.

Perbandingan yang ia gunakan, antara membangun tangga panjang untuk mencapai puncak gedung dan mengambil pendekatan berbeda untuk mencapai bulan, menggambarkan perlunya perubahan paradigma dalam pengembangan komputasi kuantum. Industri ini tampaknya mulai mendengar pesan tersebut, terbukti dari pergeseran fokus riset dalam beberapa tahun terakhir.

Para ahli kini lebih memprioritaskan kualitas qubit daripada kuantitasnya. Dengan semakin banyaknya terobosan baru dalam riset, ekspektasi terhadap jumlah qubit yang dibutuhkan terus direvisi ke bawah. Hal ini menjadi kabar baik bagi percepatan realisasi komputer kuantum yang benar-benar dapat mengungguli komputer klasik.

Sundar Pichai
Perbandingan dengan pernyataan Sundar Pichai tentang posisi komputasi kuantum.

Masa Depan Komputasi Kuantum

Pergeseran fokus dari kuantitas ke kualitas qubit ini menandai babak baru dalam pengembangan komputasi kuantum. Pendekatan yang lebih berhati-hati dengan mengejar qubit yang tahan kesalahan diyakini akan membawa industri ini lebih dekat pada tujuan akhirnya.

Meskipun target satu juta qubit yang dicanangkan PsiQuantum masih jauh, para peneliti optimistis bahwa dengan pendekatan yang tepat, komputer kuantum yang mampu mengungguli komputer klasik akan segera terwujud. Industri komputasi kuantum terus bergerak maju dengan berbagai pendekatan dan inovasi baru.

Perjalanan menuju komputer kuantum yang bermanfaat memang masih panjang. Namun, perubahan paradigma dari sekadar mengejar jumlah qubit menjadi membangun qubit yang lebih baik menunjukkan bahwa industri ini belajar dari pengalaman dan siap menghadapi tantangan yang ada.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.