📑 Daftar Isi

Robot humanoid Optimus milik Tesla saat membagikan popcorn di stan pasar Natal

Produksi Optimus Tesla Terhambat, Target 20 Ribu Unit per Minggu Terancam

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️2 menit membaca
Bagikan:
  • Produksi Optimus Tesla baru mencapai beberapa ratus unit per minggu, jauh dari target 1.000 unit per minggu sebelum akhir tahun
  • Sebagian besar unit tidak dikirim ke pelanggan, hanya untuk pengujian internal dan pengumpulan data
  • Hambatan utama: durabilitas dan keandalan perakitan tangan robot
  • Tesla kembangkan "sensing glove" yang dapat diganti cepat
  • Robot masih kesulitan mempelajari tugas dasar meski ratusan ribu jam data pelatihan
  • Target Elon Musk 20.000 unit per minggu masih jauh dari realisasi

Telset.id – Ambisi Tesla memproduksi lebih dari 1.000 unit robot humanoid Optimus per minggu sebelum akhir tahun terancam tidak tercapai. Pasalnya, produksi Optimus Tesla dilaporkan menghadapi sejumlah hambatan serius yang berpotensi menggagalkan target ambisius tersebut.

Laporan The Information yang dikutip mengungkap bahwa Tesla saat ini baru mampu meningkatkan produksi Optimus dari beberapa lusin unit pada kuartal kedua menjadi beberapa ratus unit per minggu pada bulan lalu. Namun, sebagian besar unit tersebut tidak dikirim ke pelanggan, melainkan digunakan untuk pengujian internal dan pengumpulan data.

Hambatan utama datang dari sisi durabilitas dan keandalan perakitan tangan robot. Tesla dilaporkan telah bergulat dengan tantangan rekayasa ini selama lebih dari satu tahun. Alih-alih mengandalkan sensor sentuh yang tertanam langsung di tangan, produsen mobil listrik itu mengembangkan “sensing glove” atau sarung tangan sensor yang dapat diganti dengan cepat.

Optimus Belum Jadi Mesin Serbaguna

Selain masalah pada tangan, robot Optimus Tesla juga belum diperlakukan sebagai mesin serbaguna. Unit-unit yang ada masih terbatas untuk menyelesaikan tugas-tugas sederhana dan berulang. Meski telah menjalani ratusan ribu jam data pelatihan, robot-robot Tesla masih kesulitan mempelajari tugas dasar, sebuah proses yang bisa memakan waktu berhari-hari.

Tesla's humanoid robot

Kondisi ini menjadi kenyataan pahit bagi prediksi CEO Tesla, Elon Musk. Pada 2024, Musk menjanjikan akan ada “seribu hingga beberapa ribu robot yang bekerja di pabrik-pabrik Tesla” pada 2025. Kemudian, pada Januari 2025, ia menyatakan Tesla akan membangun sekitar 10.000 robot Optimus pada akhir tahun lalu, banyak di antaranya akan “melakukan hal-hal berguna”. Kini, Tesla menargetkan 20.000 unit per minggu.

Konversi Pabrik Fremont dan Tantangan Komersialisasi

Awal tahun ini, muncul kabar bahwa pabrik Tesla di Fremont, California, dikonversi dari fasilitas yang memproduksi Model S dan X EV menjadi fokus membangun robot humanoid Optimus. Langkah ini menjadi tanda terbaru bahwa Musk serius dengan rencananya meninggalkan penjualan mobil demi AI dan asisten bipedal bermasker hitam tersebut.

Namun, berdasarkan laporan terbaru, Musk dan Tesla masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk mengejar ketertinggalan. Selain itu, mereka juga harus meyakinkan pelanggan untuk mengeluarkan biaya besar demi membeli robot humanoid. Sementara itu, lini produk lain Tesla seperti Tesla Semi justru telah memasuki tahap produksi massal.

Perkembangan ini menunjukkan bahwa perjalanan Tesla untuk mewujudkan visi robot humanoid masih menghadapi tantangan teknis yang signifikan. Dengan target 20.000 unit per minggu yang masih jauh dari realisasi saat ini, Tesla harus menyelesaikan berbagai kendala rekayasa sebelum dapat memenuhi janji-janji Musk.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.