Misi NASA Buktikan Bahwa Tidak Ada Alien di Alam Semesta

Telset.id, Jakarta – Sebuah misi NASA telah menemukan bahwa mungkin terdapat galaksi yang jauh lebih sedikit daripada yang diyakini semula. Hal ini secara tidak langsung membuka kemungkinan akan ketiadaan alien atau makhluk asing selain manusia di alam semesta.

Misi New Horizons, yang menghasilkan foto close-up pertama Pluto, memberikan cukup data bagi para ilmuwan untuk menentukan bahwa kemungkinan jumlah galaksi dalam ratusan miliar, bukan dua triliun seperti yang diyakini semula.

Dikutip Telset dari New York Post, temuan tersebut sangat kontras dengan angka dua triliun yang telah lama digunakan. Menurut penulis utama studi, Marc Postman, semua berkat data dari Teleskop Luar Angkasa Hubble.

{Baca juga: NASA Temukan Planet TOI-561 b, Usianya 10 Miliar Tahun}

“Para ilmuwan menggunakan model matematika untuk menentukan bahwa 90 persen galaksi di alam semesta berada di luar kemampuan Hubble untuk melihat “cahaya tampak”,” terang Postman lewat pernyataan di jurnal penelitian.

Bepergian dengan kecepatan 33.000 mil per jam, pesawat ruang angkasa New Horizons senilai USD 720 juta yang diluncurkan pada Januari 2006, diperkirakan akan mencapai ruang antarbintang, seperti pesawat Voyager sebelumnya.

Fakta bahwa saat ini pesawat berada di dekat tepi Tata Surya memungkinkannya untuk melihat langit sekitar 10 kali lebih gelap dari sudut pandang Hubble. “Pengukuran semacam ini sangat sulit. Banyak orang telah mencoba melakukannya,” imbuhnya.

Terpisah, rekan penulis studi, Tod Lauer, menjelaskan bahwa New Horizons telah memberi para ilmuwan sudut pandang untuk mengukur latar belakang optik kosmik secara lebih baik daripada yang dapat dilakukan oleh siapapun.

Pesawat ruang angkasa New Horizons sekarang berjarak 4,4 miliar mil dari Bumi. “Kami akan ambil semua galaksi yang bisa dilihat oleh Hubble. Kami akan gandakan jumlahnya. Mereka akan kita lihat,” demikian Lauer menambahkan.

NASA Sebut Ada Sinyal FM di Bulan Jupiter

Sebelumnya, lewat misi penemuan planetnya yang dipanggil Juno, NASA mengungkap telah menemukan sinyal FM yang berasal dari satu bulan raksasa gas Ganymede. Meski begitu, badan antariksa AS ini menyebut bahwa penemuan tersebut bukanlah indikasi keberadaan kehidupan di luar Bumi.

Disebutkan, pesawat ruang angkasa milik NASA kebetulan melintasi wilayah kutub Jupiter dengan kecepatan 111.847 mph saat melewati sumber radio, yang dikenal sebagai “emisi radio dekametrik”.

{Baca juga: Tahun Depan, NASA Kirim Abu Kremasi Manusia ke Bulan}

NASA melihat pancaran radio hanya selama lima detik, tapi cukup untuk mengonfirmasi sumbernya. Menurut mereka, gelombang radio dekametrik memiliki frekuensi antara 10 dan 40 MHz, tetapi tidak pernah berada di atas 40 MHz.

Usut punya usut, elektron yang berputar di medan magnet Jupiter dianggap sebagai penyebab kebisingan radio. [SN/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here