šŸ“‘ Daftar Isi

LG Display mengumumkan teknologi produksi OLED generasi baru FLiPP pada Agustus 2026

LG Display FLiPP Teknologi OLED Baru, Lebih Murah dari Tandem OLED

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • LG Display perkenalkan FLiPP, teknologi produksi OLED tanpa fine metal masks
  • Efisiensi produksi naik dari 75% menjadi lebih dari 93%
  • Performa panel: luminance 1,6x, longevity 2,4x, atau hemat daya 13%
  • Produksi massal ditargetkan akhir 2027, fokus monitor dan laptop dulu
  • Konsumen OLED TV belum akan merasakan dampak harga dalam waktu dekat

Telset.id – LG Display memperkenalkan teknologi produksi OLED generasi baru bernama FLiPP yang diklaim mampu menghadirkan performa setara Tandem OLED dengan biaya produksi jauh lebih rendah. Teknologi ini diumumkan dalam ajang International Meeting on Information Display (IMID) 2026 dan menjadi salah satu perkembangan paling signifikan di industri panel karena berpotensi menekan harga OLED di masa depan tanpa mengorbankan kualitas tampilan.

FLiPP merupakan singkatan dari FMM-Less innovative Pixel Patterning. Huruf FMM merujuk pada fine metal masks, komponen yang selama ini digunakan dalam proses manufaktur OLED untuk menempatkan material emisif organik secara presisi. Pada metode FLiPP, mask tersebut tidak lagi digunakan. Sebagai gantinya, material dideposisikan ke seluruh permukaan kaca, diberi lapisan pelindung, lalu dihaluskan menggunakan photolithography dan etching untuk menghilangkan bagian yang tidak diinginkan.

Keunggulan terbesar FLiPP terletak pada efisiensi produksi. Berdasarkan laporan situs perdagangan The Elec, LG Display menemukan bahwa teknologi ini meningkatkan utilization rate atau efisiensi produksi dari 75 persen pada proses FMM konvensional menjadi lebih dari 93 persen pada proses FLiPP. Angka tersebut menjadi kabar baik bagi konsumen karena produksi yang lebih efisien berarti biaya produksi lebih rendah, yang pada akhirnya membuka peluang hadirnya OLED berkualitas lebih baik tanpa harga yang lebih mahal.

Peningkatan Performa Panel OLED

Selain efisiensi produksi, FLiPP juga mencatatkan sejumlah peningkatan performa teknis. Utilization material emisif organik naik dari 40 persen menjadi 74 persen. Pixel aperture ratio atau proporsi area piksel yang memancarkan cahaya meningkat menjadi 65 persen. Teknologi ini juga memungkinkan area pemancar cahaya untuk meningkatkan luminance hingga 1,6 kali, longevity atau daya tahan panel hingga 2,4 kali, atau menurunkan konsumsi daya sebesar 13 persen, bergantung pada preferensi perangkat yang menggunakannya.

Artinya, panel OLED yang dihasilkan bisa tampil lebih terang, lebih andal, atau lebih hemat daya sesuai kebutuhan. Namun dalam waktu dekat, perangkat yang akan memakai teknologi ini hampir dipastikan adalah laptop dan monitor, bukan televisi. Hal ini tentu menjadi kabar yang kurang menggembirakan bagi konsumen yang berharap harga OLED TV terbaik segera turun.

LG Display announces its FLiPP next-gen OLED production technology in August 2026

Jadwal Produksi Massal dan Rencana LG Display

Chief Technology Officer (CTO) LG Display, Choi Young-seok, menyatakan bahwa teknologi ini masih berada pada tahap pengembangan pertama. Tahap berikutnya adalah mengembangkan produk aktual, dan tahap ketiga adalah produksi massal. Tahap ketiga tersebut akan difokuskan pada pasar monitor terlebih dahulu karena ukuran layarnya lebih kecil. Angka efisiensi yang disebutkan sebelumnya merupakan hasil pengujian pada panel berukuran 23,5 inci, tetapi laptop juga masuk dalam rencana pengembangan.

LG Display memperkirakan akan mencapai titik produksi massal pada akhir 2027, sehingga produk pertama berpotensi muncul di ajang CES 2028. Menurut Cho Heung-ryeol, kepala Next-Generation Display Division, LG Display saat ini sedang mengevaluasi lini produksi LCD dan WOLED yang sudah ada untuk melihat apakah dapat digunakan kembali tanpa modifikasi besar, atau apakah perlu membeli pabrik baru. Opsi pertama tentu menjadi pilihan yang lebih diutamakan. Apa pun keputusannya, LG Display tetap berencana memulai produksi sekitar satu tahun dari sekarang.

Pendekatan FLiPP ini menunjukkan bagaimana produsen panel terus mencari cara untuk menekan biaya produksi tanpa mengorbankan kualitas. Dalam beberapa tahun terakhir, industri OLED memang bergerak ke arah efisiensi yang lebih tinggi, sejalan dengan kebutuhan pasar akan layar beresolusi tinggi dengan konsumsi daya rendah. Langkah LG Display mengevaluasi lini produksi yang ada juga mencerminkan strategi yang lebih hemat investasi dibandingkan membangun fasilitas baru dari nol.

Bagi pasar Indonesia, perkembangan ini berpotensi berdampak pada ketersediaan monitor dan laptop OLED dengan harga lebih kompetitif dalam beberapa tahun ke depan. Namun karena produksi massal baru akan dimulai sekitar akhir 2027, konsumen yang menantikan perangkat dengan panel hasil teknologi FLiPP masih perlu bersabar hingga setidaknya 2028.

Untuk informasi lebih teknis mengenai FLiPP dan perbandingannya dengan proses manufaktur OLED lain, The Elec telah menerbitkan transkrip seminar online LG Display yang bisa dibaca langsung di situs mereka. Sementara itu, LG Display belum mengumumkan mitra perangkat mana yang akan menjadi pelanggan pertama teknologi ini.

Perkembangan teknologi produksi panel seperti FLiPP juga sejalan dengan tren efisiensi di sektor manufaktur secara lebih luas, di mana otomatisasi dan proses produksi yang lebih cerdas menjadi fokus utama. Inovasi semacam ini pada akhirnya akan menentukan seberapa cepat teknologi layar canggih bisa dijangkau oleh lebih banyak pengguna.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.