Bukti Ada Kehidupan Alien di Mars Diperkuat Penemuan Asam Amino

Telset.id, Jakarta – Perdebatan adanya kehidupan alien di Mars masih menjadi topik hangat di antara ilmuwan dan astronom selama beberapa dekade terakhir. Yang paling baru, terungkap adanya asam amino yang membuktikan adanya kehidupan alien di Mars.

Berbagai upaya terbaik komunitas ilmiah dilakukan untuk mengungkap ada tidaknya kehidupan di Planet Mars. Masih ada pro kontra tentang adanya kehidupan di Mars.

Terlepas dari upaya terbaik komunitas ilmiah, sampai sekarang belum ada bukti kehidupan alien di Mars. Namun, hal itu tidak berarti tidak ada. Banyak ahli menyimpulkan.

Mungkin ada beberapa cara agar bukti kehidupan alien di Mars tak lagi hanya omong kosong. Studi baru-baru ini menunjukkan jejak kehidupan di bawah permukaan Mars.

Telset kutip dari New York Post, Rabu (6/7/2022), bukti asam amino yang tersisa dari masa ketika Mars mungkin layak huni kemungkinan terkubur 6,6 kaki di bawah tanah.

BACA JUGA:

Para ilmuwan mencari asam amino karena perannya dalam membentuk kehidupan seperti yang kita kenal, demikian menurut penjelasan dalam Scripps Research Institute.

Asal tahu saja, asam amino dapat diciptakan oleh kehidupan dan kimia non-biologis. Asam Amino merupakan komponen kunci dalam membangun protein esensial kehidupan.

Lantaran Mars tidak memiliki medan magnet, permukaannya menjadi sasaran banyak radiasi kosmik yang menghancurkan asam amino. NASA coba memberi penjelasan ilmiah.

“Hasil menunjukkan bahwa asam amino dihancurkan oleh sinar kosmik di batuan permukaan Mars,” kata Alexander Pavlov dari Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA.

“Misi penjelajah Mars saat ini mengebor hingga dua inci (sekitar lima sentimeter). Di kedalaman itu, hanya perlu 20 juta tahun untuk menghancurkan asam amino,” lanjutnya.

Ilmuwan NASA, Dr Moogega Cooper, April 2022 lalu berdiskusi tentang kehidupan di Mars. Ia menjawab positif ketika ditanya mengenai kemungkinan kehidupan Mars.

“Apakah dulu air ada di Mars? Ya. Apakah Mars memiliki bahan kimia menarik yang berpotensi menyimpan atau menopang kehidupan? Ya,” demikian pernyataan Cooper.

Untuk alasan ini saja, Cooper menyiratkan bahwa kita tidak dapat mengesampingkan bahwa kehidupan pernah ada di Planet Merah. NASA pun berpendapat serupa.

BACA JUGA:

Cooper mencatat, mikroba di Bumi dapat eksis di lingkungan sangat keras. Hal sama dapat dikatakan untuk Mars. Cooper akan memastikan Bumi aman untuk menerima sampel.

“Suatu hari, kami berharap dapat membawa sampel kembali ke planet kita. Ketika hal tersebut terjadi, Anda harus memiliki pertimbangan yang sama dengan saya,” ucapnya. [SN/HBS]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0