telset

Schmidt Meminta Pemerintah Korut Membuka Akses Internet

Eric Schmidt saat mengunjungi Korea Utara
Eric Schmidt saat mengunjungi Korea Utara

Jakarta – Saat mengunjungi Korea Utara (Korut), Executive Chairman Google, Eric Schmidt mengatakan, bahwa ia telah memperingatkan para pejabat negara itu bahwa akses internet global adalah kunci untuk mengembangkan ekonomi di negara tersebut.

“Ketika dunia menjadi semakin terhubung, keputusan mereka untuk hampir terisolasi sangat banyak akan mempengaruhi pandangan mereka tentang dunia,” katanya kepada wartawan seperti dilansir Wall Street Journal.

“Kurangnya akses tersebut akan membuat lebih sulit bagi mereka untuk mengejar ketinggalan ekonomi. Kami membuat alternatif yang sangat-sangat jelas,” tambahnya, dikutip telsetNews dari Cnet, Kamis (10/1).

Meskipun Korut dikenal sebagai salah satu “musuh” AS, namun kunjungan Schmidt bersama delegasi yang dipimpin mantan Gubernur New Mexico Bill Richardson ke negara yang tersisolasi itu sebagai kunjungan pribadi dengan “misi kemanusiaan”.

“Kami memiliki kesempatan yang baik untuk berbicara tentang perluasan Internet dan telepon seluler di DPRK (Democratic People Republic Korea, red),” kata Richardson pada Associated Press sebelum berangkat melanjutkan kunjungannya ke Beijing.

Departemen Luar Negeri AS sendiri sebelumnya telah menyatakan bahwa waktunya tidak tepat bagi delegasi untuk mengunjungi negara yang dikenakan sanksi ekonomi oleh pemerintah AS tersebut.

Seorang juru bicara departemen luar negeri AS mengatakan, peluncuran rudal oleh Korut baru-baru ini sebagai alasan untuk menentang kunjungan delegasi dari AS tersebut.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, selama kunjungan ke Korut, Schmidt mengunjungi Kim II Sung University dan melihat bagaimana mahasiswa menggunakan informasi secara online. Bersama Schmidt, turut serta direktur Google Ideas, Jared Cohen.

Namun tidak diketahui apakah delegasi ini memiliki kesempatan untuk menanyakan tentang Kenneth Bae, seorang Korea-Amerika yang ditangkap atas tuduhan yang tidak disebutkan oleh pemerintah Korea Utara bulan lalu.[hbs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0