Samsung Note Perdana Di Asia Tenggara

Jakarta – Samsung kembali melebarkan sayapnya di pasar gadget Indonesia dengan mengeluarkan produk terbarunya yaitu Samsung Galaxy Note. Samsung pertama kali memperkenalkan Galaxy Note di hotel Ritz Carlton, Jakarta menjadi tempat perhelatan pertama seluruh Asia Tenggara.

Dalam perhelatan yang megah tersebut juga dihadiri operator-operator utama di wilayah Asia Tenggara termasuk SingTel, StarHub, M1 dan Viettel. Dengan diperkenalkannya produk yang mengubah permainan pasar ini dan dilatar belakangi penjualan yang kuat dari seri Galaxy Tab serta seri Galaxy smartphone. Pendapatan regional dalam kategori ponsel diperkirakan akan tumbuh sebesar 104 persen pada tahun ini.

Galaxy Note adalah produk revolusioner yang membuka kategori baru dalam industri ponsel dan saya sangat bangga dengan prestasi ini ujar Gregory Lee, Presiden dan CEO Samsung Asia. “Samsung Galaxy Note akan mengubah dan meningkatkan komunikasi mobile dengan menawarkan pengalaman pengguna yang kreatif dengan fitur-fitur inovatif seperti S Memo, S Planner dan S choice. Saya yakin bahwa sekali konsumen kami mencoba Galaxy Note, mereka akan menyukai fitur-fiturnya yang inovatif dan menyenangkan. “

“Dengan diperkenalkannya GALAXY Note, kami yakin bahwa Samsung akan mempertahankan posisi nomor satu dalam kategori ponsel di Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.” Ia menambahkan.

Galaxy Note memiliki layar 5.3 HD Super AMOLED yang pertama dan terbesar di dunia. Ini adalah layar pintar dengan ekspansif resolusi tinggi yang memberikan pengalaman melihat secara mendalam dan terbaik di kelas nya, sementara ukuran nya yang unik memastikan portabilitas maksimum. Selain itu, teknologi pen-input canggih, S Pen, digabungkan dengan layar sentuh GALAXY Note untuk pengalaman unik pengguna. Mengambil keuntungan penuh dari layar besar, pengguna GALAXY Note akan dapat melakukan multi-tugas, membuat dan mengkonsumsi lebih banyak data multimedia, dengan lebih sedikit interupsi, saat bepergian.

Digital S Pen dapat digunakan untuk membuat sketsa dan karya seni yang akurat, sementara pengenalan tulisan tangan yang unggul memungkinkan ide-ide dapat secara bebas ditangkap dan dibagi dengan perangkat lain tanpa perlu melakukan digitalisasi tambahan – teks tulisan tangan dapat dengan akurat dikonversi menjadi karakter digital.(ms)

Previous articleTV Berbayar Masih Kurang Diminati
Next articleLusa, Verizon Akan Luncurkan Droid Razr

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here