telset

Samsung Gunakan Paten LTE Pukul Balik Apple

Seoul – Samsung pantang menyerah dalam menghadapi “tantangan” pesaingnya, Apple Inc. Raksasa asal Korea Selatan itu dikabarkan tengah menyiapkan strategi baru untuk memukul balik rival beratnya itu.

Mungkin Samsung berprinsip “Lu jual, gue beli” dalam menyikapi cara Apple memperkarakan kasus pelanggaran hak paten. Apple saat ini memang berada di atas angin, karena baru saja memenangkan kasus hak paten di pengadilan AS.

Para petinggi Samsung dikabarkan cukup gerah dengan kekalahan tersebut, dan berencana akan menyerang balik mitra bisnisnya itu.

Menurut laporan yang dilansir Korea Times, Jumat (31/8), Samsung disebutkan akan memanfaatkan paten teknologi Long-Term Evolution (LTE) yang mereka kantongi, sebagai senjata baru untuk menghantam balik Apple.

Data dari Thomson-Reuters menyebutkan Samsung saat ini memegang lebih dari 12% paten LTE di dunia, dibawah Nokia yang memimpin dengan kepemilikan 18,9%. Posisi kedua ditempati Qualcomm dengan 12,5% dan Ericsson berada pada posisi keempat dengan 11,6%.

Apple sendiri saat ini telah memiliki perangkat yang menerapkan teknologi LTE, yakni iPad generasi ketiga. Namun Samsung diperkirakan akan menunggu moment yang tepat dalam melancarkan serangannya, yaitu saat dirilisnya iPhone 5 yang kabarnya juga sudah menggunakan teknologi LTE.

Perseteruan kedua raksasa ini soal hak paten memang cukup menarik. Pasalnya Apple sebenarnya memiliki ketergantungan yang cukup tinggi dalam hal pemanfaatan teknologi. Beberapa produk Apple saat ini menggunakan komponen yang dikembangkan Samsung.

Seperti misalnya layar New iPad menggunakan teknologi LCD milik Samsung. Kemudian iPad 2 WiFi menanamkan prosesor A5 besutan pabrikan asal Korea Selatan tersebut. Selain itu, iPhone 3G juga memakai prosesor ARM buatan Samsung. Dan MacBook Air dan MacBook pro Retina Display juga mengggunakan SSD module Samsung.

Dan jika nanti Samsung benar-benar memperkarakan Apple terkait pelanggaran paten teknologi LTE yang mereka miliki, maka perusahaan yang bermarkas di Cupertino, California itu harus siap-siap menanggung kerugian besar seperti yang dialami Samsung.

Seperti diketahui sebelumnya, pengadilan telah memutuskan Samsung bersalah melanggar paten milik Apple dan mengharuskan mereka mengganti kerugian sebesar Rp 9 triliun. [hbs]

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0