Samsung: Apple ngawur, Produk Lawas kok Dituntut

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta –  Perselisihan antara Apple dan Samsung terkait sengketa paten masih belum ada tanda-tanda membaik. Samsung bahkan menuding Apple ‘ngawur’ dalam mengajukan tuntutan.

Keputusan juri di pengadilan sengketa paten Apple dan Samsung pada bulan Agustus tahun lalu yang menjatuhkan vonis denda USD1 miliar (sekitar Rp 10 triliun) kepada Samsung telah direvisi oleh Hakim Koh.

Dalam putusannya pada bulan Januari lalu, Hakim Koh akhirnya menurunkan jumlah denda yang harus dibayarkan Samsung menjadi hampir separuhnya saja atau sekitar USD450 juta.

Meski telah jauh lebih ringan dari keputusan juri, tetapi Samsung tetap tidak terima dengan jumlah denda tersebut. Menurut Samsung, setiap permohonan tuntutan atas produk bermasalah tidak akan menghentikan pelanggaran yang tengah berlangsung.

Sebab Samsung merasa sudah tidak lagi memproduksi produk yang dipermasalahkan Apple atau mendesain fitur yang serupa di produk-produk yang ada di pasaran saat ini.

Apa yang dimaksud Samsung tadi terkait permohonan penghentian sementara penjualan produk Samsung yang dianggap melanggar paten Apple. Sambil menunggu keputusan hakim, Apple meminta pengadilan memblokir penjualan produk Samsung yang dimaksud.

Samsung tidak terima dengan tuntutan Apple itu, karena merasa sejumlah produk yang dimaksud Apple merupakan produk lawas yang sudah tidak lagi diproduksi Samsung. Raksasa elektronik asal Korea Selatan itu merasa dirugikan karena publik mengira semua produk Samsung yang ada di pasaran saat ini melanggar paten milik Apple.

Pihak Samsung berdalih bahwa dampak terberat dari gugatan paten oleh Apple itu adalah membingungkan konsumen dan mengintimidasi operator seluler dan berbagai toko ritel yang turut menghakimi produk Samsung yang sebenarnya tidak masuk dalam gugatan.

Seperti dilansir Reuters, Senin (6/5), kasus baru paten antara Apple dan Samsung telah diumumkan oleh Hakim Koh pekan lalu. Kasus tersebut akan mulai disidangkan musin gugur tahun ini. Dengar pendapat selanjutnya akan digelar 12 November dengan memberikan kesempatan bagi Apple untuk membuktikan Samsung berhak didenda USD1 miliar seperti keputusan awal.[HBS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0