Google Desak Google Blokir Berita Soal Jumlah Korban Corona

Jumlah Korban Corona

Telset.id, Jakarta – Regulator media pemerintah Rusia, Roskomnadzor, meminta Google untuk memblokir berita yang menyangsikan jumlah korban virus corona. Sebab, ada situs yang mengklaim bahwa Moskow telah mengurangi angka kematian Covid-19.

Mereka juga menyelidiki laporan The New York Times dan The Financial Times yang menganalisis data kematian resmi untuk melihat, apakah Rusia menghitung kematian guna menentukan apakah organisasi media melanggar atau tidak hukum disinformasi Moskow.

Roskomnadzor mengirim surat kepada Google, meminta untuk menghapus tulisan analisis The Financial Times yang disadur MBKh Media. Isinya, sejatinya 70 persen lebih orang Rusia meninggal dunia akibat Covid-19, berbeda dengan jumlah korban virus corona dari Moskow.

{Baca juga: AS Tuding China dan Rusia Manfaatkan Krisis Corona}

“Saya sangat percaya permintaan untuk menghapus berita tentang artikel tersebut adalah sensor politik murni,” kata pemimpin redaksi MBKh Media, Veronika Kutsillo, lewat pernyataan resmi, seperti dikutip Telset.id dari New York Post, Jumat (22/05/2020).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, mengeluh tentang apa yang disebutnya disinformasi oleh The New York Times dan The Financial Times. Ia mengatakan, surat-surat penuntutan pencabutan akan diteruskan ke mereka.

{Baca juga: AS Siapkan Rp 378, 6 Miliar untuk Pengembangan Detektor Virus Corona}

The New York Times membuat laporan itu berdasarkan catatan pemerintah yang tersedia untuk umum dan wawancara dengan para ahli dari lembaga negara,” kata wakil presiden untuk komunikasi kepada CBS News. The New York Times memutuskan tidak akan mencabutnya.

Departemen Kesehatan Moskow bereaksi terhadap laporan pers dengan mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa lebih dari 60 persen kematian Covid-19 tidak dimasukkan dalam jumlah resmi. Sebab, kematian mereka dikarenakan penyebab mendasar. (SN/MF)

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here