Rusia Ciptakan Kacamata Canggih Pilot Helikopter Perang

Telset.id, Jakarta –  Pemerintah Rusia menciptakan kacamata canggih malam atau night vision goggles (NVG) untuk pilot helikopter serang dan transportasi militer. Kacamata tipe GEO-ONV1 tersebut dipasang di helm pilot helikopter Mi-8/17/24 dan Ka-52 di Suriah.

Dilansir TASS, juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan, ilmuwan berhasil meningkatkan karakteristik konverter elektro-optik dan membuat perangkat generasi ketiga yang terbukti lebih unggul ketimbang milik Amerika Serikat.

Dikutip Telset.id, Jumat (22/3/2019), kacamata GEO-ONV1 dirancang tidak hanya untuk menembakkan persenjataan, tetapi memungkinkan pasukan menentukan titik lepas landas dan pendaratan secara aman di situs tak memungkinkan.

Baca juga: Rusia Mulai Garap Roket Pengangkut ‘Soyuz-5’

“Kacamata tersebut juga berfungsi untuk orientasi selama penerbangan pada malam hari. Saat ini, hanya Rusia dan Amerika Serikat yang menguasai produksi konverter elektro-optik generasi ketiga,” terang  juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia.

Sekadar informasi, pada 12 April 2016, Helikopter Serang Mi-28N Night Hunter jatuh di Suriah dan menewaskan dua pilot. Insiden itu terjadi ketika pilot kehilangan arah selama penerbangan pada malam hari di atas daerah yang tidak memiliki fitur.

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, pilot helikopter mengoperasikan Mi-28N dengan kacamata ONV-1 Skosok yang diproduksi pada 1990-an. Menyusul hasil penyelidikan, semua penerbangan helikopter yang memakai kacamata Skosok pun dilarang.

{Baca juga: Terminator Buatan Rusia Bisa Gantikan Peran Manusia}

Beberapa waktu lalu, Kalashnikov, perusahaan senjata asal Rusia, memperkenalkan Rex-1. Senapan tersebut diklaim berkemampuan spesial. Rex-1 mampu memblokir manuver pesawat tanpa awak alias drone serta sinyal ponsel GSM, 3G, maupun 4G LTE.

Rex-1 merupakan senapan berjuluk “tactical anti-drone jammer”. Rex-1 dipakai oleh Pasukan Lintas Udara Rusia dalam latihan militer Vostok 2018. Rex-1 mampu memblokir sinyal ponsel di frekuensi 800 Mhz, 1,8 Ghz, 2,1 Ghz, 2,4 Ghz, sampai 5,8 Ghz.

Sumber: Tass

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0