Tes Peluncuran Roket Milik Richard Branson Gagal Total

roket Richard Branson

Telset.id, Jakarta  – Upaya miliarder Richard Branson untuk meluncurkan roket di lepas pantai Los Angeles berakhir dengan kegagalan, Senin (25/5/2020) waktu setempat. Roket mengalami sebuah anomali.

Roket bernama LauncherOne tersebut tampak berfungsi baik tak lama setelah lepas dari jet jumbo Virgin “Cosmic Girl”, Senin sore. Namun, beberapa saat kemudian, perjalanan roket tiba-tiba dihentikan.

{Baca juga: Bos Virgin Galactic Ikut Rombongan Wisata ke Luar Angkasa}

“Cosmic Girl dan kru penerbangan kami aman dan telah kembali ke pangkalan. Roket mampu menjaga stabilitas setelah lepas dari jet, tetapi kemudian mengalami anomali,” jelas perusahaan via Twitter.

“Seperti yang kami katakan sebelumnya, tujuan uji coba kali ini adalah belajar sebanyak mungkin dan melihat pencapaian pengapian,” imbuh perusahaan, dikutip Telset.id dari New York Post, Selasa (26/5/2020).

Tes LauncherOne bertujuan untuk peluncuran perdana roket orbital Virgin. Pesaing seperti SpaceX telah berhasil meluncurkan perangkat serupa, tetapi dari landasan peluncuran di Kennedy, bukan pesawat.

Bahkan, Rabu (27/5/2020), pesawat Crew Dragon milik SpaceX lepas landas dengan roket Falcon 9 sehingga para astronot dapat menguji perpanjangan tinggal di Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS.

Astronot Bob Behnken dan Doug Hurley meluncur dalam misi NASA Space Center di Florida, AS. Untuk kali pertama para astronot NASA akan memakai mobil Tesla untuk menuju lokasi roket, lalu lepas landas.

Sebelumnya, Virgin Galactic, pesawat ruang angkasa milik Richard Branson, untuk kali pertama membawa penumpang manusia ke orbit pada Jumat (22/2/2019) lalu. Penerbangan suborbital ke luar angkasa ini diperuntukkan bagi para wisatawan.

{Baca juga: Virgin Galactic Uji Coba Bawa Penumpang ke Luar Angkasa}

Seperti dilansir CNBC, pesawat dikomandoi oleh dua pilot, yakni Dave Mackay dan Michael Masucci. Sementara satu penumpangnya, diketahui adalah Kepala Instruktur Astronot Virgin Galactic, Beth Moses. Ketiganya bertugas mengevaluasi pengalaman penumpang dan kabin saat di ruang angkasa.

Pesawat milik Virgin ini lepas landas pukul 08.00 dari Mojave Air dan Space Port di California, Amerika Serikat. Hawa induk bertenaga jet mengangkat pesawat dengan ketinggian di atas 40.000 kaki. [SN/HBS]

 

SOURCENew York Post
Previous articleSony Pamer ‘Kepintaran’ AI di Kamera Xperia 1 II
Next articleLockdown Bawa Berkah, Alibaba Raup Untung Besar

1 COMMENT

  1. halo teman-teman jgn sampai lupa bergabung di sbohoki banyak permainan menarik yang bisa kalian nikmati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here