RIM Digugat Gara-gara BBX

Jakarta – Research In Motion (RIM) belum lama ini mengumumkan akan membuat sistem operasi baru sebagai andalannya, BBX. Namun rencana tersebut sepertinya tidak berjalan mulus, karena RIM harus bersiap menerima tuntutan terkait penggunaan nama BBX tersebut.

Semakin seulitnya kondisi Blackberry di tengah hadangan Android dan iOS membuat RIM terus berputar otak. Perusahaan itu kemudian berinisiatif untuk membuat sebuah platform mobile baru yang akan digunakannya pada perangkat baru buatannya. Platform gabungan antara BlackBerry OS dan QNX itu dinamai BBX.

Namun sayangnya belum lama diperkenalkan oleh RIM, sebuah peringatan telah datang pada perusahaan asal Kanada tersebut. Surat peringatan itu dikirmkan oleh sebuah perusahaan asal New Mexico yang mengaku bahwa merk BBX sudah menjadi milk mereka.

Dikutip Telsetnews dari Reuters, Jumat (21/10), perusahaan Aberquerque yang menjadi bagian dari Basis International mengirimkan peringatan kepada RIM. Perusahan ini mengaku BBX™ merupakan merk dagang dari software bahasa, database dan toolset yang menjadi miliknya.

Pengacara hak paten kami sudah mengirimkan surat peringatan kepada pengadilan paten Amerika Serikat. Diharapkan untuk mengambil tindakan sebelum tanggal 31 Oktober, ungkap Nico Spence, Chief Executive Basis.

Perusahan ini mengungkapkan akan mengambil tindakan hukum kepada RIM bila masih bersikukuh menggunakan merek itu. Namun, Spence mengatakan bahwa pengadilan hukum tidak akan terjadi karena RIM akan mengambil langkah yang kooperatif.[dny/hbs]{jcomments on}

 

Previous articleIBM Tawarkan Solusi Perbankan untuk BPR Indonesia
Next articleTrojan Varian Baru ’œOSX/Flashback.C’ Serang Mac OS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here