Ribuan Karyawan Telkomsel Gelar Demo dan Mogok Kerja

Jakarta – Aksi mogok massal dan demo besar-besaran yang dilakukan Serikat Karyawan Telkomsel (Sepakat) akhirnya benar-benar dilakukan pada hari ini di depan kantor Telkom, Jakarta, Kamis (10/11). Dalam aksinya Sepakat menuntut segera direalisasikannya Perjanjian Kerja Bersama (PKB) II yang sudah dibuat sejak tahun 2008 lalu.

Saat berorasi, para pendemo meneriakan tuntutannya kepada pihak manajamen Telkomsel. Beberapa tuntutan yang mereka sampaikan diantaranya, dilakukannya remunerasi sesuai yang telah dibuat dalam PKB II, dan juga tuntutan akan adanya kenaikan gaji.

“Perwakilan Sepakat tadi telah diterima pihak Komisaris Telkomsel untuk membicarakan tuntutan karyawan. Tapi hasil dari pertemuan itu belum ada, karena masih akan diproses pihak manajemen ,” kata Ketua Umum Sepakat, Achsinanto Risanto, saat ditemui usai pertemuan di Gedung Telkom Jakarta, Kamis (10/11).

Risanto mengakui, pihaknya masih belum menemui titik terang penyelesaian masalah ini, dan  Sepakat sendiri tetap berencana akan terus melakukan aksi mogok kerja mulai 10 November-30 Desember 2011.

“Kita lihat saja sampai sejauh mana niat baik pihak manajamen dalam menanggapi tuntutan karyawan. Jadi kami juga belum tahu apa yang akan terjadi apabila tuntutan kami tak dipenuhi sampai tanggal 30 Desember,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, aksi demo dan mogok kerja ini sebagai respons dari sikap manajemen selama ini, dan Sepakat berharap jajaran manajemen dan direksi mau mendengar suara karyawan. “Kami berharap PKB 2 yang menggantikan peraturan perusahaan bisa dijalankan sesuai komitmen,” tandas Risanto.

Aksi yang dilakukan Sepakat pada hari ini telah menimbulkan keresahan di kalangan pelanggan, karena akan berdampak pada menurunnya kualitas layanan. Walaupun pihak Sepakat sendiri menegaskan akan tetap menjaga layanan kepada pelanggan.

“Kami jamin layanan bagi pelanggan tidak terganggu, karena kami tidak akan mematikan BTS dan juga tidak mengganggu aktivitas pelayanan pelanggan di Grapari. Kami berdemo sesuai aturan yang dilindungi Undang-undang, tegas Sekretaris Jenderal Sepakat, Yogi Rizkian Bahar di sela demo tersebut.

Seperti diketahui, Telkomsel saat ini memiliki 4.200 karyawan, dan 3.600 di antaranya menjadi anggota Sepakat. Pihak Sepakat melakukan demo besar-besaran secara nasional karena menilai pihak manajamen telah mengingkari PKB II 2008-2010.[hbs]{jcomments on}

 

Previous article’œAxis Pro’ Paket Hemat Untuk Data Internet
Next articleTelkomsel Jamin Aksi Demo Tidak Pengaruhi Layanan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here