RedMagic 11 Air: HP Gaming Tipis yang Bikin Flagship Lain Mati Gaya

REKOMENDASI
ARTIKEL TERKAIT

Pernahkah Anda merasa lelah menggenggam ponsel gaming yang bobot dan ketebalannya menyerupai batu bata? Selama bertahun-tahun, industri smartphone seolah memaksa para gamer untuk memilih satu dari dua opsi sulit: performa monster dengan bodi bongsor, atau desain elegan namun performa yang “disunat”. Paradigma bahwa mesin gaming haruslah tebal dan berat untuk mengakomodasi sistem pendingin masif telah menjadi norma yang jarang digugat. Namun, batasan tersebut tampaknya mulai runtuh dengan kehadiran inovasi terbaru dari Nubia.

Sub-brand Nubia yang berfokus pada segmen gaming, RedMagic, baru saja mengambil langkah berani dengan meresmikan perangkat terbarunya, RedMagic 11 Air. Sesuai dengan namanya yang menyandang embel-embel “Air”, perangkat ini hadir sebagai antitesis dari ponsel gaming konvensional. Ia menawarkan faktor bentuk yang relatif ramping untuk standar RedMagic, namun tetap mempertahankan DNA “hardcore” yang selama ini menjadi ciri khas mereka. Ini bukan sekadar versi “lite” atau pemangkasan fitur, melainkan sebuah evolusi desain yang mencoba menggabungkan estetika dengan kebrutalan performa.

Peluncuran ini menandai babak baru dalam kompetisi smartphone flagship. RedMagic tidak hanya sekadar merilis ponsel; mereka sedang membuat pernyataan bahwa Anda tidak perlu mengorbankan kenyamanan genggaman demi mendapatkan frame rate tertinggi. Dengan spesifikasi yang menggandakan semua aspek yang diinginkan gamer, perangkat ini siap menjadi standar baru. Mari kita bedah lebih dalam apa saja yang ditawarkan oleh mesin gaming berbalut estetika futuristik ini.

Desain RedMagic 11 Air

Desain Transparan dengan Inspirasi Retro Futuristik

Salah satu hal pertama yang akan menangkap perhatian Anda adalah bahasa desain yang diusung oleh RedMagic 11 Air. Perusahaan tetap setia mempertahankan desain transparan yang telah menjadi tanda tangan mereka (signature design). Namun, kali ini eksekusinya terasa lebih artistik dan matang. Di bagian belakang, RedMagic mengklaim bahwa estetika visualnya terinspirasi oleh perpaduan piringan hitam (vinyl records), lintasan balap, dan seni geometris. Kombinasi ini menciptakan tampilan yang dinamis; ada nuansa nostalgia analog dari piringan hitam yang bertabrakan dengan garis-garis tajam futuristik khas lintasan balap.

Tentu saja, bukan RedMagic namanya jika tidak menyertakan elemen pencahayaan yang mencolok. Perangkat ini dilengkapi dengan kipas pendingin aktif yang diterangi lampu RGB. Kehadiran kipas ini cukup mengejutkan mengingat profil bodinya yang dipangkas. Dengan ketebalan hanya 7,85mm, RedMagic 11 Air mungkin tidak terdengar “super tipis” jika dibandingkan dengan ponsel lifestyle biasa, namun untuk sebuah ponsel yang memuat kipas fisik di dalamnya, ini adalah rekor tersendiri. Faktanya, ini adalah ponsel tertipis di industri yang memiliki kipas built-in.

Anda bisa melihat bagaimana RedMagic berusaha menyeimbangkan antara identitas gaming yang agresif dengan keanggunan yang bisa diterima pengguna umum. Pilihan material dan finishing yang digunakan memberikan kesan premium yang solid, menjauhkannya dari kesan “mainan” yang sering melekat pada ponsel gaming generasi awal. Bagi Anda yang mencari Gaming Tipis namun bertenaga, desain ini adalah jawaban yang meyakinkan.

Layar “True Full Screen” Tanpa Gangguan

Beralih ke bagian depan, mata Anda akan dimanjakan oleh hamparan layar AMOLED seluas 6,85 inci. RedMagic tidak main-main dalam memberikan pengalaman visual imersif. Mereka menyebutnya sebagai “true full screen” atau layar penuh sejati. Mengapa demikian? Karena Anda tidak akan menemukan lubang kamera (punch hole) atau poni (notch) yang mengganggu pandangan. RedMagic menggunakan teknologi kamera bawah layar (under-display camera) beresolusi 16MP. Ini adalah fitur yang sangat didambakan para gamer, karena setiap piksel di layar dapat dimanfaatkan sepenuhnya untuk menampilkan grafis game tanpa obstruksi.

Spesifikasi layarnya pun tidak kalah mentereng. Panel ini mendukung resolusi 1.5K yang tajam dengan refresh rate 144Hz yang sangat mulus. Bagi para pemain game kompetitif, refresh rate tinggi adalah harga mati untuk memastikan responsivitas visual. Selain itu, layar ini juga didukung oleh peredupan PWM frekuensi tinggi 2592Hz dan DC dimming, yang berfungsi untuk menjaga kenyamanan mata saat bermain dalam kondisi cahaya rendah. Bezelnya dibuat sangat tipis, hanya 1,25mm, menghasilkan rasio layar-ke-bodi yang mencapai 95,1 persen. Hampir seluruh bagian depan ponsel ini adalah layar.

Layar Penuh RedMagic 11 Air

Dapur Pacu: Snapdragon 8 Elite dan Redcore R4

Di balik kap mesinnya yang ramping, RedMagic 11 Air menyembunyikan kekuatan yang menakutkan. Ponsel ini ditenagai oleh prosesor terbaru dari Qualcomm, yakni Snapdragon 8 Elite. Chipset ini dikenal sebagai salah satu yang terkuat di pasaran saat ini, mampu melahap game-game berat dengan setelan grafis rata kanan. Namun, RedMagic tidak berhenti di situ. Mereka memasangkan prosesor utama tersebut dengan chip gaming buatan mereka sendiri, Redcore R4.

Kolaborasi antara Snapdragon 8 Elite dan Redcore R4 ini bertujuan untuk membebaskan tugas chipset utama dari beban pemrosesan audio, haptic feedback, dan pencahayaan RGB, sehingga Snapdragon 8 Elite bisa fokus sepenuhnya pada rendering grafis dan komputasi fisika game. Ditambah lagi dengan penggunaan RAM LPDDR5X dan penyimpanan UFS 4.1 yang super cepat, serta optimalisasi kinerja melalui CUBE Sky Engine yang dikembangkan sendiri.

Klaim dari pihak RedMagic cukup berani. Mereka menyatakan bahwa ponsel ini mampu memberikan frame rate yang lebih stabil dibandingkan perangkat pesaing yang menggunakan chip MediaTek Dimensity 9500. Bahkan, perangkat ini mendukung mode 144Hz di banyak judul game populer. Jika Anda mengikuti perkembangan Ranking AnTuTu, kombinasi hardware ini jelas menempatkan RedMagic 11 Air di papan atas.

Sistem Pendingin Kompleks dalam Bodi Tipis

Tantangan terbesar dalam membuat ponsel gaming tipis adalah manajemen panas. Panas adalah musuh utama performa; sekuat apapun chipsetnya, jika panas berlebih, performa akan turun (throttling). Di sinilah RedMagic memamerkan keahlian rekayasa mereka. Meskipun bodinya tipis, RedMagic 11 Air dilengkapi dengan sistem pendingin yang sangat kompleks.

Sistem ini mencakup braket aluminium sekelas kedirgantaraan (aerospace-grade), foil tembaga graphene, dan vapor chamber 4D. Namun, bintang utamanya tetaplah kipas built-in dan sistem pendingin dual-track yang dirancang untuk menjaga suhu tetap terkendali selama sesi bermain game yang panjang. Keberadaan kipas fisik ini memastikan sirkulasi udara panas bisa dibuang keluar secara aktif, sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh sistem pendingin pasif pada umumnya.

Sebagai tambahan fitur gaming, RedMagic menyertakan tombol bahu (shoulder triggers) profesional dengan touch sampling rate 520Hz. Fitur ini memberikan pengalaman layaknya menggunakan kontroler konsol, memungkinkan input yang lebih presisi dan cepat dibandingkan tombol virtual di layar. Ini adalah fitur yang sering membuat Flagship Lain terasa kurang lengkap bagi para gamer hardcore.

Sistem Pendingin RedMagic 11 Air

Baterai Raksasa dan Fitur AI Cerdas

Mungkin bagian yang paling mengejutkan dari spesifikasi RedMagic 11 Air adalah kapasitas baterainya. Di dalam bodi setebal 7,85mm tersebut, tertanam baterai berkapasitas masif 7000mAh. Ini adalah angka yang luar biasa, mengingat kebanyakan ponsel flagship saat ini masih berkutat di angka 5000mAh hingga 5500mAh. Kapasitas sebesar ini menjamin daya tahan yang panjang untuk penggunaan harian maupun gaming maraton.

Untuk pengisian daya, ponsel ini mendukung fast charging kabel 120W. Tak hanya itu, fitur bypass charging juga tersedia, memungkinkan Anda bermain game sambil mencolokkan kabel charger tanpa mengisi baterai, melainkan langsung memberi daya ke sistem. Hal ini sangat krusial untuk mencegah panas berlebih pada baterai saat bermain game sambil di-charge.

Dari sisi perangkat lunak, RedMagic 11 Air menjalankan REDMAGIC OS 11.0. Sistem operasi ini kini diperkaya dengan berbagai fitur bertenaga AI. Mulai dari pencarian gambar, terjemahan real-time, pengenalan objek, hingga “AI tactical coach” yang bisa memberikan tips saat Anda bermain. Fitur pelatih taktis ini menarik, seolah Anda memiliki asisten pribadi yang membantu menganalisis permainan Anda.

Harga dan Ketersediaan

Lantas, berapa harga yang harus dibayar untuk semua kecanggihan ini? RedMagic 11 Air dibanderol mulai dari 3.699 yuan (sekitar Rp 8 jutaan atau $530) untuk varian RAM 12GB dan penyimpanan 256GB. Sementara untuk model yang lebih tinggi dengan RAM 16GB dan penyimpanan 512GB, harganya dipatok pada 4.399 yuan (sekitar Rp 9,5 jutaan atau $631).

Pada peluncuran perdananya, pembeli dapat memilih antara warna Quantum Black dan Stardust White. Bagi yang menginginkan tampilan yang lebih futuristik, versi Aurora Silver dijadwalkan akan hadir pada bulan Maret mendatang. Dengan kombinasi harga yang kompetitif dan spesifikasi yang ditawarkan, RedMagic 11 Air tampaknya siap mengguncang pasar dan mendefinisikan ulang apa itu ponsel gaming modern.

TINGGALKAN KOMENTAR
Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

ARTIKEL TERKINI
HARGA DAN SPESIFIKASI