telset

Qatar Telecom Resmi Gunakan Nama Ooredoo, Indosat Menyusul?

Pengumuman merek baru, 'Ooredoo' di acara MWC 2013 di Barcelo
Pengumuman merek baru, ‘Ooredoo’ di acara MWC 2013 di Barcelo

Jakarta – Qatar Telecom (Qtel) resmi mengubah namanya menjadi Ooredoo pada 11 Maret lalu. Qatar Telecom adalah anak perusahaan pertama Qtel Group yang mengadopsi Ooredoo, sejak merek ini diluncurkan bulan Februari lalu di Barcelona.

H.E. Sheikh Abdullah Bin Mohammed Bin Saud Al Thani, Komisaris Utama Ooredoo, menyatakan bahwa akan selalu menempatkan pelanggan sebagai inti kegiatan bisnis, dan nama baru ini menunjukkan niat untuk menjadi lebih dekat dan mendukung berbagai kegiatan pelanggan.

“Kami bangga bahwa pertama kalinya bisnis kami  dimulai di Qatar, sebagai awal, dan  saat ini telah menjadi merek yang global. Kami tidak hanya menyambungkan komunikasi bagi pelanggan, namun kami juga mendukung masyarakat Qatar mencapai tujuan-tujuan hidupnya,” ucapnya dalam keterangan pers yang diterima telsetNews, Rabu (20/3).

Sejak sentral telepon dioperasikan di Qatar tahun 1949, Ooredoo telah menjadi perusahaan yang melayani berbagai komunitas pelanggan. Di tahun 1994, Ooredoo adalah perusahaan pertama yang memperkenalkan GSM di wilayahnya dan tahun 2007 meluncurkan TV Mozaic, sebagai pioneer IPTV.

Tahun 2012, Ooreedoo meluncurkan jaringan serat optik dan memperkenalkan layanan bagi korporasi yaitu Cloud and Mobile Money. Saat ini, Ooredoo sedang  mempersiapkan layanan broadband selular 4G LTE secara komersial.

Disebutkan, perubahan merek akan memperkuat komitmen inti perusahaan kepada pelanggannya yang didukung oleh nilai-nilai Caring (peduli), Connecting (koneksi), dan Challanging (tantangan).

Ooredoo telah memastikan rencana perubahan merek bagi setiap anak perusahaannya di emerging market di Timur Tengah, Afrika Utara dan Asia Tenggara, pada tahun 2013 dan 2014, yakni Wataniya di Kuwait, Nawras di Oman, Tunisiana di Tunisia, Nedjma di Algeria, dan termasuk Indosat di Indonesia.

President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli, menyatakan rasa bangganya menjadi bagian dari Ooredoo. Namun dia belum tahu kapan akan mulai mengimplementasi merek Ooredoo di Indosat.

“Implementasi merek Ooredoo di Indosat akan mempertimbangkan kepentingan pelanggan, komunitas di Indonesia, dan pemegang saham minoritas,” terangnya.[HBS]

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0