PTUN Kabulkan Gugatan IM2 & Indosat

Indosat IM2 Modem

Jakarta – Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) mengabulkan gugatan Indar Atmanto, mantan Dirut IM2, Indosat, dan IM2 terkait laporan audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menyatakan adanya kerugian negara senilai Rp 1,3 triliun.

Dalam kasusnya, Indar didakwa soal dugaan penyalahgunaan frekuensi radio 2.1 GHz/3G oleh Indosat dan IM2. Majelis Hakim menyatakan laporan audit BPKP tidak sah dan cacat secara hukum.

Disebutkan dalam keterangan persnya, Kamis (2/5), dengan adanya putusan dari PTUN ini maka secara otomatis hasil audit BPKP tidak bisa digunakan sebagai obyek dalam kasus dugaan pidana korupsi yang dituduhkan kepada ketiganya.

Sementara proses persidangan dugaan korupsi yang dalam kasus ini dengan terdakwa mantan Dirut IM2 Indar Atmanto, juga sedang berlangsung di PengadilanTindak Pidana Korupsi (Tipikor) dimana hampir semua saksi yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) semakin meringankan terdakwa .

Sebagai informasi Laporan BPKP yang menyebut adanya kerugian negara hingga Rp 1,3 triliun dari kerjasama Indosat dan IM2 merupakan alat bukti paling pokok yang digunakan Kejagung untuk mendakwa Indar Atmanto melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan frekuensi 3G oleh Indosat dan IM2.

Dengan adanya penetapan PTUN ini maka alat bukti tersebut (laporan BPKP) otomatis tidak bisa digunakan sebagai alat bukti pokok.[HBS]

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0