Protes Aturan ‘Silent Mode’, 2 Karyawan Foxconn Bunuh Diri

Korban bunuh diri karyawan pabrik Foxconn di Zhengzhou, China
Korban bunuh diri karyawan pabrik Foxconn di Zhengzhou, China

Jakarta – Foxconn kembali terlibat dengan kasus bunuh diri karyawannya. Kasus ini merupakan buntut diterapkannya peraturan ‘Silent Mode’ oleh pihak Foxconn, dimana para karyawan tidak diperbolehkan berbicara selama bekerja.

Kali ini korban adalah dua karyawan pabrik di Zhengzhou, China, yang terdiri dari satu laki-laki dan satu perempuan. Mereka mencoba bunuh dengan melompat dari gedung. Sang pria dikabarkan meninggal sementara nasib perempuan masih belum diketahui.

Laki-laki berusia 24 tahun yang melompat dari gedung tepat pada tanggal 24 April. Tiga hari kemudian, aksi ini dilakukan oleh karyawan perempuan berusia 23 tahun yang mencoba melompat dari lantai 6.

Menurut kabar yang telsetNews kutip dari micgadget, Kamis (2/5), kondisi pabrik memang sedang memasuki “silent mode” sejak awal April. Para karyawan diminta untuk tidak membahas topik apapun yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan.

Seorang karyawan Foxconn mengungkapkan, karyawan tidak diizinkan bicara saat bekerja. Aturan “mode silent” ini ditetapkan tanpa adanya pengumuman resmi dari perusahaan.

Ketika para karyawan terpaksa bicara, mereka harus menurunkan volume suaranya agar tidak ada satu orang pun yang mendengar. Jika ingin bercakap-cakap, disediakan tempat yang telah ditentukan.

Karyawan yang melanggar akan menerima teguran, pemotongan gaji, bahkan dipecat. Banyak karyawan yang mengeluhkan aturan ini. Mereka dipaksa bekeja berjam-jam dalam keheningan dan menerima teguran apabila terlalu lama mengambil waktu istirahat.

Pihak Foxconn sendiri berdalih aturan ini ditetapkan karena Apple ingin menghindari cacat produksi yang pernah terjadi sebelumnya. Teryy Gou, Chairman Foxconn, akhirnya mengunjungi pabrik Zhengzhou untuk mengawasi kualitas produksi.

Dikabarkan Gou menerapkan aturan manajeman yang ketat, karena ia dikenal sebagai orang yang pekerja keras, disiplin, dan perfeksionis. Bahkan ada yang menyebutkan, Gou menerapkan gaya militer.

Para karyawan Foxconn pun banyak menyuarakan keluhannya tentang aturan baru yang sangat ketat tersebut. Beberapa situs berita di China menuliskan keluhan para pekerja pabrik perakitan iPhone dan iPad itu.

“Perusahaan ini tidak memperlakukan kami seperti manusia. Kami seperti mesin yang bisa tetap diam,” keluh seorang karyawan.

“Setelah mode silent diberlakukan di sini, saya bekerja lebih dari 10 jam per hari tanpa berbicara satu patah kata pun. Itu membuat saya sangat tertekan,” ucap karyawan lainnya.

“Ini seperti berada di penjara. Kita tidak bisa meninggalkan pekerjaan selama lebih dari 15 menit, lewat dari itu akan dihitung absen,” protes karyawan Foxconn lagi, seperti dikutip telsetNews dari micgadget, Kamis (2/5).[LKH/HBS]

Peristiwa bunuh diri karyawan pabrik Foxconn di Zhengzhou, China
Peristiwa bunuh diri karyawan pabrik Foxconn di Zhengzhou, China

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0