telset

Polisi Jepang Ringkus Lima Pelaku Cybercrime

Jakarta – Dengan sistem open source yang diterapkan oleh Android, banyak aplikasi palsu yang masuk ke dalam app store dan menyebarkan virus ke dalam perangkat pengguna. Di Jepang, polisi berhasil menangkap lima pelaku cybercrime yang dituduh menanamkan virus ke dalam aplikasi Android yang mereka buat.

Awalnya polisi menduga hanya ada 90 ribu aplikasi yang terinfeksi virus. Ternyata, komplotan ini mengumpulkan 10 juta informasi dari aplikasi palsu yang terpisah-pisah. Menurut Google Play, beberapa aplikasi buatan mereka telah diunduh 270 ribu kali.

Para penjahat cyber ini melakukan cara licik agar pengguna mau mendownload aplikasi yang terinfeksi ini ke dalam perangkat mereka. Yakni dengan cara mengambil nama dari permainan populer.

Modus yang digunakan adalah, aplikasi yang sarat akan virus itu ditambahkan kalimat “The Movie”, misalnya “Angry Birds: The Movie”. Cara ini berhasil mengecoh para pengguna yang tertarik dengan game populer itu. Demikian dikutip telsetNews dari Ubergizmo, Senin (5/11).

Pengguna Android harus lebih hati-hati sebelum mendownload aplikasi ke dalam perangkatnya. Nampaknya, meningkatnya pengunduhan aplikasi berbayar merupakan antisipasi dari para pengguna platform Android untuk menghalau masuknya virus dari aplikasi gratis.[lkh/hbs]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0