Phisher Manfaatkan Kabar Kematian Jong Il Sebar Malware

Jakarta – Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il telah meninggal dunia. Kabar kematian pemimpin Korea Utara, Kim Jong Il dimanfaatkan oleh para penjahat cyber untuk menyebarkan malware.

Kematian Kim Jong Il yang meninggal dunia tanggal 17 Desember 2011 lalu disampaikan kantor berita resmi Korea utara. Kabar kematian Kim yang dikenal sebagai sosok penjahat dunia telah menyedot perhatian banyak orang

Kematiannya yang mendadak dalam perjalanan menuju lokasi peristirahatannya membuat orang penasaran untuk mencari informasi tentang pemimpin yang memerintah rakyatnya secara diktator itu.

Sama seperti saat kematian dua tokoh yang juga dicap sebagai penjahat dunia, Osama Bin Laden dan Moammar Khadafi, kematian Kim juga dimanfaatkan oleh para penjahat cyber untuk melancarkan serangannya.

Dikutip Telsetnews dari Foxnews, Rabu (21/12), para penduplikat kartu kredit atau kartu identitas yang biasa disebut Phisher sibuk mencari cara memanfaatkan kematian Kim untuk mencuri data melalui internet.

Para penjahat cyber ini biasanya memanfaatkan tautan di facebook ataupun hasil pencarian di Google. Informasi seputar kehidupan pribadi maupun harta yang dimiliki Jong Il bisa saja merupakan jebakan yang bisa mengancam Anda.

Berbagai tautan tersebut akan membuat Anda mengunduh tautan yang ternyata justru akan menginfeksi komputer Anda. Cara ini sudah sering memakan korban, karena cukup hanya dengan membuka tautan tersebut, maka komputer Anda akan terinfeksi malware.

Infeksi malware buatan phisher itu biasanya disisipkan dalam tombol Like™ dalam tautan itu. So, tak ada salahnya anda harus lebih waspada.[dny/ hbs]{jcomments on}

 

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -