telset

Penjualan Z10 Lesu, Saham BlackBerry Anjlok

Ilustrasi pengguna BlacBerry
Ilustrasi pengguna BlacBerry

Jakarta – BlackBerry 10 sangat diharapkan bisa mengembalikan pasar BlackBerry di AS yang kini dikuasai iPhone dan Android. Namun lesunya penjualan BlackBerry Z10 menunjukan harapan itu masih belum bisa terwujud dalam waktu dekat.

Pada Jumat lalu, Blackberry resmi meluncurkan smartphone terbarunya Z10 di Amerika Serikat melalui operator AT&T. Namun ponsel yang dibanderol USD 199.99 dengan kontrak 2 tahun ini penjualannya berjalan lambat.

Analis Goldman Sachs, Simona Jankowsky mengatakan, respon pasar AS terhadap BlackBerry Z19 biasa-biasa saja, sehingga menyebabkan penjualannya berjalan lambat.

“Kami sudah bertanya ke beberapa toko retail di 20 lokasi sejak 22 Maret, termasuk AT&T, Best Buy, dan RadioShack. Hasilnya menunjukan dukungan pemasarannya sangat kurang. Kami juga melihat hanya sedikit iklan di waktu peluncuran,” kata  Jankowsky, seperti dikutip dari Cnet, Selasa (26/3).

Lesunya penjualan perangkat BlackBerry 10 di AS, menyebabkan harga saham perusahaan asal Kanada itu turun 3%. Namun, menurut Jankowsky, masih ada kesempatan bagi BlackBerry saat Verizon Wireless akan mulai menjual Z10 pada Kamis , dan Sprint serta T-Mobile akan menyusul berikutnya. [HBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0